Pedagang Curhat Soal Daging Sapi yang Dikuasai Importir
Kamis, 07/02/2013 12:26 WIB
Jakarta - Asosiasi Pedagang Daging Sapi Indonesia mensinyalir adanya monopoli daging sapi dari importir di Indonesia. Hal ini menyebabkan para pedagang sapi kian terpuruk karena harga yang terus bergejolak.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Sapi Indonesia Dadang Iskandar mengatakan sejatinya importir hanya dapat menyerap 10% daging lokal. Sementara dilapangan, kenyataannya berbalik.
"Ada satu kebijakan dari Dirjen Peternakan bahwa importir diberikan kebijakan untuk menjual 10%. Tapi di lapangan banyak yang diserap oleh importir," ungkap Dadang saat acara rapat audiensi dengan Komisi IV DPR RI di Gedung DPR MPR RI, Senayan Jakarta, Kamis (7/2/2013).
"Mereka yang menguasai sapi impor dan sapi lokal," imbuhnya.
Dia mendesak DPR untuk dapat mencabut regulasi tersebut agar ada keseimbangan antara pedagang lokal dan importir. Karena nyatanya, saat ini, pedagang lokal tak mampu bersaing dengan importir yang notabene adalah pengusaha besar.
"Tuntutan kami cabut kebijakan Dirjen Peternakan, Kalau memang ada cabut kebijakan untuk membeli sapi lokal. Kalau tidak dicabut gejolak harga daging tidak akan terkendali sampai kapan-pun," katanya.
"Kami tidak bisa melawan mereka yang banyak uang dengan infrastruktur yang lengkap," tambahnya.
Lebih lanjut menurutnya, hal ini berujung terhadap nasib para pedagang sapi lokal di Indonesia. Di Jawa Barat saja lanjut dia, telah ada 40% pedagang sapi lokal yang bangkrut karena harga daging sapi yang terus bergejolak karena adanya monopoli ini.
"Saya ingin jalan sendiri-sendiri lah. Pedagang menguasai sapi lokal, dan importir mengurusi yang impor," jelasnya.
(zul/dru)
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Sapi Indonesia Dadang Iskandar mengatakan sejatinya importir hanya dapat menyerap 10% daging lokal. Sementara dilapangan, kenyataannya berbalik.
"Ada satu kebijakan dari Dirjen Peternakan bahwa importir diberikan kebijakan untuk menjual 10%. Tapi di lapangan banyak yang diserap oleh importir," ungkap Dadang saat acara rapat audiensi dengan Komisi IV DPR RI di Gedung DPR MPR RI, Senayan Jakarta, Kamis (7/2/2013).
"Mereka yang menguasai sapi impor dan sapi lokal," imbuhnya.
Dia mendesak DPR untuk dapat mencabut regulasi tersebut agar ada keseimbangan antara pedagang lokal dan importir. Karena nyatanya, saat ini, pedagang lokal tak mampu bersaing dengan importir yang notabene adalah pengusaha besar.
"Tuntutan kami cabut kebijakan Dirjen Peternakan, Kalau memang ada cabut kebijakan untuk membeli sapi lokal. Kalau tidak dicabut gejolak harga daging tidak akan terkendali sampai kapan-pun," katanya.
"Kami tidak bisa melawan mereka yang banyak uang dengan infrastruktur yang lengkap," tambahnya.
Lebih lanjut menurutnya, hal ini berujung terhadap nasib para pedagang sapi lokal di Indonesia. Di Jawa Barat saja lanjut dia, telah ada 40% pedagang sapi lokal yang bangkrut karena harga daging sapi yang terus bergejolak karena adanya monopoli ini.
"Saya ingin jalan sendiri-sendiri lah. Pedagang menguasai sapi lokal, dan importir mengurusi yang impor," jelasnya.
(zul/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Selasa, 21/05/2013 22:46 WIB
DBS Boleh Beli 67% Saham Danamon, Asal Bank BUMN Mudah Buka Cabang di Singapura
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 20:36 WIB
Chatib Basri Angkat Bicara Soal Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
Jero Wacik: Jika Tak Impor BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Bisa 10 Km
-
Selasa, 21/05/2013 20:11 WIB
Pemerintah Masih Tunggu Investigasi Runtuhnya Tambang Bawah Tanah Freeport
-
Selasa, 21/05/2013 08:34 WIB
Kisah Sulitnya Bintang Porno Membuka Rekening Bank
-
Selasa, 21/05/2013 08:24 WIB
Dapat Predikat 'Termahal', Ini Dia Rumah Berharga Rp 1,8 Triliun
-
Selasa, 21/05/2013 07:31 WIB
Cari 60.000 PNS Baru, Pemerintah Gunakan Kembali Passing Grade
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 09:52 WIB
Puluhan Brimob Berjaga-jaga di Kantor Jero Wacik, Ada Apa?
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 14:15 WIB WIB
Ini Kementerian yang Berikan Gaji Paling Tinggi Bagi PNS-nya
-
Selasa, 21/05/2013 14:06 WIB WIB
Gita Wirjawan Akui BlackBerry Q10 dan Z10 Tak Boleh Beredar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







