detikfinance

Tak Punya Ruang ASI, Perusahaan Harus Dicabut Izinnya

Edward Febriyatri Kusuma - detikfinance
Selasa, 25/06/2013 20:08 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2013/06/25/4/201321_asi320.jpg
Jakarta -Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merekomendasikan agar pemerintah memberikan sanksi perusahaan yang tidak mendukung pelaksanaan pemberian Air Susu Ibu (ASI) ekslusif.

Perusahaan yang tak punya ruang khusus ASI sesuai arahan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri harus dicabut izinnya.

"Kalau dari HRD club selama belum pernah melaksanakan SKB 3 Menteri tersebut, bahkan mereka mengaku tidak mengetahui ada peraturan tersebut, oleh karena itu kita akan melakukan pengecekan ke lapangan untuk liat langsung," ujar Ketua Divisi Pengawasan KPAI, M. Ihsan usai melakukan rapat kordinasi dengan 96 perusahaan di KBN, Cakung, Jakarta Utara, Selasa (25/6/2013)

Puluhan perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) tidak memiliki ruang ASI untuk buruh. Padahal dalam Peraturan SKB 3 menteri antara Menteri Pemberdayaan Perempuan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri Kesehatan tentang peningkatan pemberian ASI selama waktu kerja di tempat kerja.

Ihsan mengatakan kalau terbukti tidak memiliki ruang menyusui pihaknya akan melaporkan ke pemerintah pusat. "Dengan rekomendasi akan menjadi dasar kita untuk bisa mencabut izin perusahaan dalam jangka pendek," tuturnya.

Ihsan menuturkan selama ini perusahaan masih cenderung fokus untuk memeras tenaga buruh kerja tanpa memperhatikan hak-hak mereka.

"Seandainya mereka menfasilitasi ruang menyusui saya yakin produktifitas pabrik bertambah, karena buruh tersebut tidak terkuras pikirannya. Padahal secara otomatis kesejahteraan para pekerja akan meningkatkan produktivitas kerja itu sendiri," ujar Ihsan."Next

Halaman 12
(edo/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!

Sponsored Link


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut