Bank Infrastruktur Asia Beroperasi, Indonesia Siapkan 6 Proyek Rp 28 T

Laporan dari Beijing

Bank Infrastruktur Asia Beroperasi, Indonesia Siapkan 6 Proyek Rp 28 T

Maikel Jefriando - detikFinance
Sabtu, 16 Jan 2016 16:02 WIB
Bank Infrastruktur Asia Beroperasi, Indonesia Siapkan 6 Proyek Rp 28 T
Beijing - Pemerintah langsung bergerak cepat ketika Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) atau Bank Infrastruktur Asia mulai beroperasi. Ada enam proyek senilai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 28 triliun (kurs Rp 14.000/US$) yang telah disiapkan untuk diajukan kepada AIIB.

"Tahun pertama ini kita ajukan US$ 2 miliar," kata Bambang di ‎Daioyutai State Guest House, Beijing, Sabtu (16/1/2016)

Enam proyek tersebut meliputi berbagai bidang infrastruktur. Tiga proyek ada pada bidang kelistrikan, kemudian pembangunan jalan tol, perbaikan jalan nasional‎ dan air minum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ada enam proyek yang diajukan," imbuhnya.

Bambang menambahkan, ada beberapa dari proyek tersebut‎ sudah melalui proses pembangunan dan dibiayai oleh lembaga multilateral lainnya. Nantinya dana dari AIIB, akan melengkapi kekurangan pembiayaan.

"Ada yang diusulkan itu digabungkan dengan lembaga multilateral lain," sambung Bambang.

Dalam skema AIIB, proyek infrastruktur yang didanai adalah infrastruktur fisik alias hard infrastruktur seperti, jalan, jalur kereta api, bandar udara (bandara), pelabuhan, pembangkit listrik, transmisi, kilang minyak, dan lainnya.

"Ini hanya untuk yang hard infrastructure," ungkapnya.‎

(mkl/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads