"Kami sedang melakukan beberapa persiapan, untuk bisa membeli saham di perusahaan-perusahaan BUMN, tidak bisa koperasi kerja sendiri harus dengan kementerian lain, kami membuka diri sekarang," kata Puspayoga, saat menghadiri Rapat Kerja dengan Komite IV DPD RI, di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (26/1/2016).
Lebih lanjut Puspayoga mengatakan, hal ini baru sekadar pemikiran dari pihaknya dan masih melakukan beberapa kajian untuk memilih BUMN yang sehat agar dapat membeli saham BUMN tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengatakan, saat ini sedang mendorong koperasi untuk berperan dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Kita sudah dorong koperasi supaya bisa ikut berperan sebagai pelaksana KUR, jadi kan sekarang masih terbuka lembaga non bank jadi koperasi itu tentunya harus sehat, karena kan uangnya uang koperasi yang akan di salurkan dengan bunga sekian persen," ujarnya.
Nantinya, apabila koperasi menyalurkan KUR, bunga yang dikenakan akan sama besarannya dengan bunga KUR yang diberikan oleh bank penyalur KUR.
"Kalau koperasi sebagai penyalur KUR tentunya sama bunganya ya 9% sama dengan bank-bank lain sebagai penyalur KUR," tutupnya.
(drk/drk)











































