Usai pertemuan, Jokowi dan Putin melangsungkan penandatanganan kerja sama sekaligus menggelar konferensi pers. Putin pun membeberkan proyek-proyek Rusia di Indonesia, baik yang sudah berjalan maupun yang akan datang.
"Bapak Jokowi melaksanakan program infrastruktur skala besar, dan pihak Rusia bersedia memberikan segala dukungan kepada mitra kami," kata Putin, saat jumpa pers di Sochi, Rusia, Rabu (18/5/2016) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada kerja sama besar oleh pihak Rusia yaitu pengembangan jalur kereta api di Kalimantan beserta prasarananya. Lebih dari 2.000 orang akan bekerja di proyek tersebut," katanya.
Selain itu, ada juga rencana mengembangkan kerja sama tambang nikel dan aluminium. Pihak Rusia juga bersedia menyediakan berbagai jenis kapal termasuk pelabuhan terapung.
"Ada peluang yang sangat luas di bidang energi. Ada proyek-proyek serius dan skala besar seperti Rosneft. Antara lain ada rencana membangun industri perminyakan dengan investasi US$ 13 miliar," ujarnya.
Selain itu, kata Putin, ada juga investasi pembangkit listrik dengan nilai investasi hingga lebih dari US$ 1,8 miliar. (ang/wdl)











































