KSEI Segera Uji Pemisahan Dana Nasabah dari PE

KSEI Segera Uji Pemisahan Dana Nasabah dari PE

- detikFinance
Rabu, 03 Nov 2010 11:13 WIB
Jakarta - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) segera menguji proyek percobaan (pilot project) pemisahan rekening dana nasabah /investor dengan rekening dana milik perusahaan Efek (PE). "Proyek ini rencananya dilakukan pada Oktober 2010, bersama dengan sejumlah bank pembayaran dan beberapa PE vo­lunteer yang ikut serta," ujar Direktur Utama KSEI Ananta Wiyogo dalam press briefing 'Sosialisasi Kartu Acuan Ke­pemilikan Sekuritas (Akses)' di Jakarta, Rabu (4/8).

Terkait dengan rencana tersebut, KSEI tengah mematangkan kerja lama dengan empat bank pembayaran, yang selama ini menjadi tempat PE menempatkan dana para nasabahnya. Keempat bank yang telah ditunjuk adalah Bank Mandiri, Bank Cen­tral Asia, Bank CIMB Niaga, dan Bank Permata.

"Dua dari empat bank tersebut telah siap dan akan mulai diujicobakan pada Agustus. Sementara itu, dua yang lain sedang di-fol­low up," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan bahwa informasi terkait rekening dana investor di empat bank itu nantinya dikirimkan ke KSEI. Dengan begitu, investor secara terkonsolidasi bisa memonitor catatan kepemilikan portofolio dan mutasi efek, serta dananya mefalui kartu Akses yang diritis oleh KSEI sejak 18 Juni 2009.

Menurut Ananta, pemisahan rekening nasabah dengan PE bertujuan meningkat­kan industri pasar modal Indonesia dan secara khusus membangun kre­dibilitas PE di Indonesia. "Kami sebagai salahsatu self regulatory organization (SRO) di pasar modal Indonesia menginginkan terciptanya tertib administrasi keuangan para pelaku pasar modal," katanya.

Dia menambahkan bahwa upaya pemi­sahan dana nasabah dengan PE akan berdampak secara langsung mengangkat kredibilitas broker. Selain itu, para investor juga akan semakin mandiri dalam memo­nitor dana dan efeknya. Pada akhimya, in­vestor dapat menilai broker mana yang bisa dipercaya.

Mekanismenya, PE akan diwajibkan membuka rekening dana terpisah alas nama investor di bank. Selanjutnya, administrasi dana investor tetap dilaksanakan oleh PE. Namun, investor dapat aktif mengawasi bagaimana PE mengadministrasikan'dana milik para nasabahnya.

KSEI menargetkan jumlah pengguna kartu Akses bisa mencapai lebih dari 60 ribu nasabah dari, dari total sub rekening efek yang terdaftar. Sementara itu, hingga kemarin, terdapat sekitar 290 ribu subrekening efek yang terdaftar.

"KSEI percaya bahwa hingga akhir 2010, jumlah pemegang kartu Akses akan mencapai 50% dari jumlah tersebut," ujar Ananta.

Setelah selesai menyelesaikan road show sosialisasi kartu Akses di Jakarta, KSEI berencana melanjutkannya ke sejumlah kota besar lain, di antaranya Medan dan Ban­dung. KSEI juga mempertimbangkan so­sialisasi ke Batam. Makassar, dan Kaliman­tan. (du)

Sumber: Investor Daily, 5 Agustus 2010, Hal 11.

(adv/adv)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads