Untuk meningkatkan kinerja, motivasi, kompetensi dan profesionalisme penyuluh serta meningkatkan kinerja Balai Penyuluhan Pertanian serta kinerja para pelaku utama (petani, gabungan kelompoktani dan Kelembagaan Ekonomi Petani) dalam mendukung pencapaian target swasembada dan swasembada berkelanjutan, Kementerian Pertanian telah melakukan pembinaan berupa pemberian penghargaan kepada para penyuluh pertanian (PNS, Penyuluh Swadaya dan THL-TBPP), Balai Penyuluhan Pertanian, Gabungan Kelompoktani, Kelembagaan Ekonomi Petani, Pengelola P4S, Widyaiswara dan Dosen STPP.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2013 ini acara pemberian penghargaan diberikan bersamaan dengan rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 68. Adapun rincian para penerima penghargaan sebagai berikut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Penghargaan Tingkat Nasional Tahun 2013 diberikan kepada: 33 orang Petani Berprestasi; 33 Gapoktan Berprestasi; 21 Kelembagaan Ekonomi Petani Berprestasi; 33 Penyuluh Pertanian PNS Teladan; 31 Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan; 33 THL-TB Penyuluh Pertanian Teladan; serta 33 Balai Penyuluhan Kecamatan Berprestasi yang mewakili 33 Provinsi.
- Selain penghargaan tingkat Nasional, tahun ini juga diberikan Penghargaan bagi 9 Pengelola P4S Berprestasi, 3 orang Widyaiswara dan 6 orang Pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Inovasi Teknologi Bidang Pertanian.
Belum semua provinsi mengusulkan calon sesuai kategori yang diminta, seperti Kategori Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan terdapat 2 (dua) provinsi yang tidak mengusulkan, yaitu Provinsi Maluku dan Provinsi Bangka Belitung. Kategori Kelembagaan Ekonomi Petani berprestasi, merupakan kategori yang baru diberikan tahun ini, dan terdapat 12 provinsi yang tidak mengusulkan kategori tersebut.
Selama di Jakarta, Para Penerima Penghargaan Tingkat Nasional, mengikuti acara kenegaraan sebagai berikut:
a. Hari Pertama, Jum’at, 16 Agustus 2013
Menghadiri Rapat Paripurna DPR-RI dan Pidato Kenegaraan Presiden RI di Gedung DPR-RI dan mengikuti Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata;
b. Hari Kedua, Sabtu, 17 Agustus 2013
Mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT RI ke-68 di Istana Negara dan penyerahan Penghargaan oleh Menteri Pertanian RI di Auditorium, Kantor Pusat Kementerian Pertanian.
Penghargaan yang akan dberikan berupa:
1) Petani Berprestasi, Gapoktan Berprestasi, Penyuluh Pertanian (PNS, Swadaya, dan THL-TB Penyuluh Pertanian) Kelembagaan Ekonomi Petani Berprestasi, dan Balai Penyuluhan Kecamatan Berprestasi berupa Piagam dan hadiah Tabungan masing-masing sebesar Rp. 20.000.000,- (Dua puluh Juta Rupiah);
2) Widyaiswara Berprestasi mendapat Piagam Penghargaan dan hadiah sarana pembelajaran senilai Rp. 20.000.000,- (Dua puluh Juta Rupiah).
3) Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) mendapat hadiah berupa piagam dan sarana dan prasarana pelatihan senilai Rp. 30.000.000,-, (tigapuluh juta rupiah).
4) Pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Inovasi Teknologi Bidang Pertanian mendapat Piagam Penghargaan serta hadiah dalam bentuk Tabungan Juara I sebesar Rp 15.000.000,-, Juara II sebesar Rp 12.000.000,-, Juara III sebesar Rp 10.000.000,-, Juara Harapan I sebesar Rp 8.000.000,-, Juara Harapan II sebesar Rp 6.000.000,-, dan Juara Harapan III sebesar Rp 4.000.000,-.
c. Hari Ketiga, Minggu, 18 Agustus 2013
Menghadiri silaturrahim dengan Presiden RI dan Ibu Negara Hj. Ani Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta Internasional Expo Kemayoran - Jakarta.
Hal yang cukup penting pada pemberian penghargaan tahun 2013 ini adalah ditambahkannya Kelembagaan Ekonomi Petani menjadi salah satu kategori penerima penghargaan yang sangat tepat momentumnya karena pada tahun 2013 ini pula (tepatnya tanggal 9 Juli 2013) telah berhasil disahkannya Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, sehingga diharapkan dengan predikat berprestasi yang telah disandang dapat mensosialisasikan makna dari isi undang-undang tersebut di masing-masing provinsi di Indonesia. Selanjutnya bagi para petani dan gapoktan sebagai pelaku utama pembangunan pertanian yang berprestasi, diharapkan dapat menjadi motivator bagi rekan-rekan petani lainnya dengan terus berkarya demi mewujudkan tercapainya Empat Sukses Pembangunan Pertanian.
Dengan pemberian penghargaan ini, pemerintah mengharapkan:
- Para Penyuluh Pertanian Swadaya dan Penyuluh Pertanian PNS serta THL-TB Penyuluh Pertanian yang terpilih menjadi penyuluh teladan tingkat nasional, dapat menjadi contoh dan motivator bagi penyuluh pertanian di wilayahnya yang ditunjukan dengan kompetensi dan kehandalannya dalam mendampingi para petani, gapoktan, dan Kelembagaan Ekonomi Petani untuk mengembangkan usaha bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan dengan kualitas dan harga yang tinggi sesuai dengan permintaan pasar.
- Bagi Balai Penyuluhan Kecamatan terbaik diharapkan dapat menjadi kelembagaan terdepan yang berhadapan langsung dengan pelaku utama yang mampu memberikan pelayanan prima bagi pengembangan usaha pertanian sekaligus sebagai dinamisator pembangunan pertanian di tingkat kecamatan dan desa.
- Selanjutnya para Petani Berprestasi, Gapoktan Berprestasi, Kelembagaan Ekonimi Petani Berprestasi, Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan dan Penyuluh Pertanian PNS Teladan dapat menularkan prestasi dan kinerja yang telah dicapainya kepada para petani, kelompoktani, gabungan kelompoktani, Kelembagaan Ekonomi Petani dan penyuluh lainnya.










































