Jakarta -
Apakah anda mengetahui ke mana uang receh yang disumbangkan melalui minimarket?PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT), pengelola minimarket Alfamart memublikasikan laporan penggunaan donasi konsumen secara berkala dan transparan sebagai tanggung jawab etika kepada publik.
Alfamart berinisiatif menjalankan aksi kemanusiaan dengan melibatkan partisipasi konsumen selain program CSR yang dijalankan menggunakan dana perusahaan. Program tersebut telah mendapat izin dari Kementerian Sosial RI di mana perusahaan wajib menyerahkan laporannya secara berkala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mengatakan, melalui partisipasi yang lebih luas, akan lebih banyak masyarakat prasejahtera yang menerima manfaatnya. “Partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan yang dijalankan Alfamart dapat disalurkan melalui Donasi-Ku Belanja dengan mendonasikan sebagian uang kembaliannya, atau berpartisipasi langsung melalui Donasi-Ku Bebas tanpa perlu berbelanja terlebih dahulu,” paparnya.
Pada awal 2015, perusahaan melanjutkan kerja samanya dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) untuk membangun 3 Rumah Singgah bagi anak penderita kanker di Indonesia, dengan menggunakan donasi konsumen periode 1-31 Januari 2015 sebesar Rp 2.396.592.401,-. Rumah Singgah berguna untuk membantu anak-anak kurang mampu yang sedang menjalani proses pengobatan kanker.
Selanjutnya perusahaan bersama Yayasan Berani Bhakti Bangsa (YBBB), kembali menginisiasi Program
Bright Eyes, Bright Future, dengan menyalurkan 30.000 kacamata gratis untuk anak Indonesia yang memiliki gangguan penglihatan jarak dekat. Pada periode 1 Februari - 30 April 2015, SAT telah mengumpulkan donasi sebesar Rp 6.949.230.470,-.
Penyerahan kacamata telah dilaksanakan di beberapa kota termasuk di Jakarta pada (26/6/2015), bersama Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menyerahkan 7.285 kacamata. Tahun lalu perusahaan telah menyalurkan 9.626 kacamata dengan pemeriksaan mata kepada 42.438 anak secara gratis.
Selanjutnya Alfamart bekerja sama dengan Habitat for Humanity (HFH) Indonesia untuk merekonstruksi Rumah Layak Huni bagi keluarga prasejahtera dalam Program Kampung Alfamart. Sepanjang periode 1-31 Mei 2015 terkumpul donasi sebesar Rp 2.640.754.074,-.
Pada 2015 ini, lebih dari 70 rumah layak huni rencananya akan dibangun kembali. Program yang berjalan sejak 2013 ini telah berhasil merekonstruksi total 106 rumah di Tangerang, Medan, Surabaya, dan Semarang. “Tujuannya, dengan memiliki tempat tinggal yang bersih dan nyaman diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat turut meningkat,” kata Solihin.
Menutup semester pertama 2015, perusahaan kembali bekerja sama dengan United Nations Children Fund (UNICEF) melalui rangkaian program Sahabat Pendidikan Indonesia. Periode 1-30 Juni 2015, donasi konsumen untuk program ini mencapai Rp 2.636.696.021,-. Program yang dijalankan sejak 2014 ini bertujuan untuk mengembangkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif, baik dari segi fasilitas maupun tenaga pengajarnya.
Memasuki semester kedua 2015, Alfamart bekerja sama dengan Yayasan BM Cinta Indonesia akan menyalurkan sedikitnya 10.000 paket bantuan kebutuhan pokok kepada keluarga prasejahtera. Penggalangan donasi konsumen berlangsung pada 1-31 Juli 2015.
Melalui partisipasi Donasi-Ku konsumen Alfamart, perusahaan ingin mengajak masyarakat ikut berperan membantu sesama. “Bahkan sesuatu yang kecil pun dapat berarti besar bagi mereka yang membutuhkan,” tandas Solihin.
Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat secara bertahap. "Ini ikhtiar untuk menguatkan silaturahmi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor privat," ujar Khofifah dalam acara penyerahan paket sembako untuk keluarga prasejahtera di Kelurahan Angke, Jakarta, Rabu (15/7/2015).
Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI, Andi ZA Dulung menyatakan, program ini bertujuan menumbuhkan kesetiakawanan sosial masyarakat untuk ikut berpartisipasi membantu saudara yang tidak mampu atau para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Dia berharap ke depannya program ini dapat menjangkau sedikitnya 31 kota di Indonesia.
Partisipasi Konsumen Melalui penggalangan Donasi-Ku Belanja, konsumen yang berbelanja di minimarket Alfamart akan ditawarkan untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan yang sedang berjalan sesuai periodenya.
Kasir akan menanyakan kesediaan konsumen untuk berdonasi dari sebagian uang kembalian yang nominalnya di bawah Rp 500,-. Jika bersedia, maka konsumen dapat menekan pilihan
“Yes” yang muncul pada layar dual LCD kasir. Jika keberatan, konsumen berhak menekan pilihan
“No” dan kasir akan mengembalikan sesuai nominal seharusnya.
Pada layar kasir, tersedia media informasi program sosial yang sedang berjalan dalam program Donasi-Ku Belanja. Selama proses transaksi, konsumen juga berhak menanyakan lebih lanjut kepada kasir ke mana donasi tersebut akan disalurkan.
Nilai donasi akan tercantum dalam struk belanja, jika terdapat ketidaksesuaian, konsumen berhak menanyakan langsung kepada kasir, pastikan anda menerima bukti Donasi-Ku yang tertera pada struk belanja.
Seluruh hasil donasi konsumen yang disalurkan bekerja sama dengan yayasan kredibel dan telah dipublikasikan melalui berbagai media, mulai dari media sosial yang dikelola aktif oleh perusahaan melalui website alfamartku.com, twitter @alfamartku dan @donasi_ku, FB Alfamart Sahabat Indonesia, media cetak seperti koran, majalah, mailer toko, media elektronik televisi, yang dapat diakses dengan mudah oleh konsumennya.
Keluhan konsumen dapat disampaikan melalui Call Center Sahabat Alfamart di nomor (021)
1500 959, SMS
0817 111 234, atau melalui e-mail customercareho@sat.co.id untuk dapat segera ditindaklanjuti.
(adv/adv)