Mengenal minat dan bakat anak merupakan langkah awal yang penting dilakukan oleh setiap orang tua sebelum mempersiapkan rencana pendidikan anak. Memahami bidang yang diminati dan dikuasai anak akan memberi gambaran bagi orang tua tentang pilihan sekolah yang tepat dan perhitungan finansialnya.
Memahami minat dan bakat inilah yang terkadang susah-susah gampang bagi orang tua. Selama ini banyak yang mengatakan hanya psikolog yang dapat menangkap apa hal yang paling disukai si buah hati dan apa bakat khusus yang dikuasainya. Tapi kenyataannya pernyataan tersebut tidak benar atau hanya sekedar mitos.
Hal tersebut disampaikan oleh psikolog anak Anna Surti Ariani dalam sebuah talkshow bertema parenting yang digelar di Publik Markette, Grand Indonesia. Talkshow tersebut merupakan persembahan HSBC Advance yang berkomitmen mempromosikan pentingnya perencanaan edukasi anak secara dini. Tujuannya agar para orang tua dapat menjamin masa depan cerah untuk anak-anaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nina memberi dua langkah mudahnya yaitu mengamati dan bertanya. Orang tua harus terus memperhatikan aktivitas anak. Amati kegiatan apa yang mudah dilakukan dan disukai oleh si anak. Jika ia terlihat mudah menguasai kegiatan tersebut, bisa jadi itulah bakatnya. Jika ia terlihat melakukannya dengan bahagia, bisa jadi itulah minatnya.
Mengamati perilakunya saja tidak cukup. Harus didukung dengan komunikasi verbal dengan cara diskusi. Sempatkan untuk bertanya mengenai apa yang menyenangkan maupun mudah menurut mereka. Pada anak yang beranjak remaja, orangtua dapat melanjutkan dengan bertanya tentang rencana mereka mengembangkan kegiatan yang jadi minat dan bakatnya, sehingga anak sungguh terlibat pada pengembangan dirinya.
Jika sudah mengetahui gambaran minat dan bakat anak, saatnya beranjak ke tahap selanjutnya yaitu memberi pujian spesifik pada apa yang mereka buat. “Jangan sekedar mengatakan ‘wah, kamu sangat berbakat!’ tapi lebih spesifik. Misal anak senang menggambar, puji ‘bagus sekali lengkungan-lengkungan gambar pelangimu’,” terang Nina.
Jangan lupa pula untuk memberikan ruang eksplorasi bagi anak. Jika mungkin, kenalkan anak dengan orang-orang hebat di bidangnya agar anak semakin terinspirasi dan termotivasi mengembangkan diri.
Minat dan bakat anak sudah di tangan, lalu langkah selanjutnya harus dilakukan. Sebagai orang tua Anda harus mulai mempersiapkan dukungan finansial untuk pendidikan yang sesuai dengan minat dan bakat anak. Tahap ini tidak kalah menantang sehingga banyak menimbulkan keraguan di dalam diri orang tua.
Survei yang dilakukan HSBC pada bulan Juli 2015 mengungkapkan bahwa 9 dari 10 orang tua sebenarnya memahami pentingnya persiapan dana pendidikan anak sejak dini. Tetapi banyak yang memilih menundanya.
Sementara biaya pendidikan terus meningkat cepat. Bisa dibayangkan total biaya kuliah yang sekarang sekitar Rp 160 juta dapat meningkat menjadi Rp 650 juta di masa yang akan datang. Jika orang tua tidak mempersiapkan dana sejak dini, jumlah yang sangat besar tersebut sulit tercapai. Akhirnya, pendidikan anak menjadi tidak maksimal. Bisa jadi, tidak sesuai dengan minat dan bakatnya.
Mencoba mengatasi keresahan orang tua, HSBC Advance menawarkan tiga langkah perencanaan biaya pendidikan. Antara lain adalah penentuan tujuan, membangun rencana pendidikan dan membantu orang tua bertahan di jalur yang tepat.
Pada tahap penentuan tujuan, nasabah HSBC Advance dapat mencari tahu posisi keuangan mereka dan tujuan yang ingin mereka raih melalui financial review. Langkah ini memberikan gambaran bagi tim ahli finansial HSBC Advance dalam membantu merencanakan rencana pendidikan yang sesuai dengan tujuan orang tua. Selain itu mereka dapat menyesuaikan instrumen finansial sesuai dengan kebutuhan setiap orang tua.
Langkah perencanaan yang terakhir tidak kalah penting. Tim ahli finansial dapat membantu meninjau dan menyesuaikan rencana tersebut secara berkala, seiring dengan prioritas keluarga yang terus berkembang.
Sebagai orang tua tentunya Anda tidak ingin mengorbankan masa depan anak. Segera persiapkan pendidikan anak Anda bersama HSBC Advance dan dapatkan cash back hingga Rp 2,5 juta. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.hsbc.co.id/AdvanceEdu.
(adv/adv)
