Fenomena Pertumbuhan Apartemen di Jakarta

Fenomena Pertumbuhan Apartemen di Jakarta

advertorial - detikFinance
Jumat, 25 Agu 2017 00:00 WIB
Fenomena Pertumbuhan Apartemen di Jakarta
Jakarta - Ada yang menarik dengan karakteristik Kota Jakarta. Banyak orang merasa tertarik untuk tinggal di sana, bekerja, dan memiliki hunian yang nyaman. Alhasil, semakin banyak orang yang datang, lahan yang tersedia akan semakin terbatas.

Fenomena itu membuat para pengembang properti menawarkan hunian vertikal/apartemen bagi masyarakat yang tertarik untuk memiliki hunian nyaman di Jakarta. Apartemen sekaligus menjadi solusi alternatif untuk mengatasi keterbatasan lahan di Jakarta.

Ke depannya, apartemen dipastikan menjadi pilihan tempat tinggal yang prospektif, khususnya di Kota Jakarta. Sebab, banyak apartemen sengaja dibangun dekat dengan pusat bisnis dan berbagai fasilitas pendukung seperti area perkantoran, pusat perbelanjaan, transportasi, dan infrastruktur lainnya.

Pada kuartal III 2016, tercatat kontribusi dan pertumbuhan apartemen di kawasan Jakarta mencapai angka 3.317 unit.

Sekadar informasi, apartemen di Jakarta terbagi dalam beberapa kategori. Pertama premium dan segmen menengah. Apartemen jenis ini bisa dijumpai di area central business dictrict (CBD), seperti Sudirman dan Thamrin. Lokasi strategis dan fasilitas mewah yang ditawarkan, menjadikan apartemen di area tersebut laris diburu ekspatriat.

Kedua, yaitu apartemen kategori menengah yang ditawarkan dengan harga terjangkau. Apartemen jenis ini, fasilitas dan harganya berada jauh di bawah apartemen dengan kategori premium.

Misalnya, apartemen di daerah Rasuna Said, Kuningan dan Karet, Kuningan harganya bisa mencapai Rp 6 M. Sementara harga apartemen di daerah Menteng kisaran harganya mencapai Rp 1,2 M – Rp 3,4 M. Lalu apartemen di daerah Pedati, Jakarta Timur harganya berada dikisaran Rp 360 juta – Rp 900 juta per unitnya.

Untuk wilayah pinggiran Jakarta, harga apartemen yang ditawarkan biasanya lebih murah lagi, yakni dikisaran Rp 270 juta. Meski berada di pinggir Jakarta, apartemen jenis itu tetap menjadi primadona selama aksesnya mudah dan dilalui transportasi umum seperti commuter line, jalan layang, TransJakarta, atau Light Rail Transit (LRT).

Kemudahan itulah yang kini ditawarkan Lippo Group. Saat ini, Lippo Group tengah fokus membangun kota baru bernama Meikarta di Cikarang, Jawa Barat. Meikarta akan hadir sebagai kota baru yang dilengkapi beragam fasilitas utama.

Fasilitas itu meliputi lahan terbuka hijau seluas 100 hektare yang diberi nama Central Park. Lahan itu nantinya bisa dipergunakan untuk penghuni secara gratis. Di tengah Central Park akan dibuat danau besar sebagai reservoir penanggulangan banjir yang bisa menampung 300 ribu meter kubik air.

Selain apartemen, Lippo juga akan membangun pusat bisnis seperti gedung perkantoran hingga financial center. Bahkan Lippo juga akan membangun pusat pengembangan teknologi informasi, seperti Silicon Valley di Amerika Serikat.

Untuk pendidikan, Lippo akan mengundang sekolah dan universitas kelas internasional ke Meikarta. Selain itu, akan ada perpustakaan umum, pusat penelitian dan riset, serta pusat kebudayaan dan olahraga.

Dengan nilai investasi sebesar Rp 278 T, pada tahap awal akan dilakukan pengembangan di atas lahan seluas 500 hektare.

Untuk informasi seputar kota baru Meikarta, kunjungi meikarta.com.

(adv/adv)

Berita Terkait