Janewattananond Menggila di Putaran 3 BNI Indonesian Masters 2019

Advertorial - detikFinance
Sabtu, 14 Des 2019 00:00 WIB
Pegolf Thailand Jazz Janewattananond melakukan tee off di pada putaran 3 BNI Indonesian Masters 2019 (Foto: dok. BNI)
Jakarta - Pegolf Thailand Atiwit 'Jazz' Janewattananond menggila di putaran 3 BNI Indonesian Masters 2019. Ia mencetak 10 pukulan di bawah par 62. Dengan total 16-under 200 pukulan, Janewattananond memimpin sendirian di leaderboard.

Janewattananond senang dengan permainannya kali ini. Tapi, ia juga harus memperbaiki beberapa kelemahannya. Setidaknya ia ingin bisa lebih baik lagi di putaran 4.

"Senang dengan hasil ini. Tapi, sesungguhnya ini bukan permainan terbaik saya. Beberapa kali seharusnya saya bisa lebih baik, tapi tiba-tiba kehilangan konsentrasi," tutur Janewattananond dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/12/2019).

Sukses menaikan posisi dengan cukup signifikan, ia tak menyangkal, hal itu membuat kepercayaan dirinya meningkat. Berbeda halnya dengan di putaran 1, ia gagal mengeluarkan permainan yang diinginkannya.

"Hasil di putaran 3 jadi modal positif. Selanjutnya saya perlu jaga pukulan agar tetap bagus," katanya tentang ambisinya menjuarai turnamen yang berhadiah total US$ 750.000.

Janewattananond patut waspada. Pasalnya, ia ditempel ketat rekan senegaranya, Gunn Charoenkul, yang di putaran 3 cetak 4-under 68 sehingga total 15-under 201.

"Jazz bintang muda dan tahun ini prestasinya juga bagus. Kita lihat nanti besok aja, apakah saya bisa mengatasinya," kata Charoenkul.

Pertarungan 2 Thailand bukan mustahil terjadi. Tapi, itu jika mereka bisa mengatasi konstestan lain. Di peringkat 4 teratas memang ada Keith Horne, (Afrika Selatan) yang toreh total 13-under 203. Bukan mustahil Alex Cejka (Jerman) 12-under 204.

Charoenkul dan Horne bahkan seperti saling intip. Mereka pernah main bareng pada 2016. Meski tak menghasilkan gelar, tapi baik Charoenkul maupun Horne menyebut sebagai lawan berat. Tapi, Horne juga mewaspadai Janewattananond.

Meski begitu Horne tak ingin terjebak memperhatikan permainan lawan. Horne bahkan mengaku sempat kehilangan percaya diri lantaran sempat main buruk, saat berada di putt.

"Kondisi emosi di putt itu yang harus saya perbaiki dan meyakinkan diri sendiri bahwa saya bisa main bagus," tutur Keith yang kini berusia 45 tahun.

Permainan cantik juga diperlihatkan pegolf Indonesia Danny Masrin. Toreh 4-under 68 di putaran 3, ia kini total bukukan 9-under 207. Hasil itu disebut Danny sebagai modal bagus jelang putaran 4.

Di putaran 3 itu ia sempat terjegal bogey di hole 10, beruntung ia bangkit sehingga bisa menyelesaikan kiprahnya dengan baik. Danny pun bertekad perbaiki tempo pukulannya.

"Mungkin lebih agresif dan putting lebih bagus lagi," sergah Danny yang sementara menempati urutan 10 bersama 2 pegolf lain.

Kiat serupa dipaparkan Joshua Andrew Wirawan yang total mencatat 7-under 209, ia ada diurutan 19 bersama satu pegolf lain.

Di putaran akhir, Joshua mempersiapkan diri untuk mengatur emosi agar tak terlalu agresif. Pastinya, Joshua bertekad untuk merebut peringkat 12 agar mendapat poin memperbaiki ranking dunia. (adv/adv)