Generasi Muda Mendominasi Trading Forex, Tertarik Buat Coba?

Advertorial - detikFinance
Kamis, 29 Jul 2021 00:00 WIB
adv
Dok. MIFX
Jakarta - Di tengah pandemi saat ini, banyak orang tak terkecuali generasi muda semakin sadar dengan literasi finansial. Bahkan, tak jarang generasi muda yang mulai memikirkan kebebasan finansial, dana darurat, hingga pensiun dini.

Agar merdeka finansial, beberapa generasi muda bahkan mulai merambah sebagai investor dan trader dengan mempelajari berbagai produk keuangan, mulai dari saham, forex, crypto, dan lainnya. Hal ini terbukti dengan banyaknya generasi muda yang mendominasi transaksi forex. Melansir forex.in.rs, studi dan makalah penelitian The Modern Trader mengungkapkan terdapat 13,9 juta online traders di tahun 2021. Ada pun 1 dari setiap 561 trader biasanya laki-laki berusia antara 25-50 tahun.

Di samping itu, Bursa Komoditi & Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) juga mencatat nilai transaksi perdagangan multilateral untuk komoditi di tahun 2020 mencapai Rp18 triliun. Jumlah ini juga didominasi oleh generasi muda berusia 21-40 tahun.

Banyaknya generasi muda yang mulai terjun melakukan trading forex tentunya juga disebabkan oleh berbagai faktor. Melansir berbagai sumber, berikut beberapa alasan generasi muda tertarik untuk belajar trading forex.

1. Materi Edukasi yang Mudah Didapatkan

Indonesia menjadi salah satu negara dengan pengguna internet terbanyak. Dalam hal ini, pengguna internet di Indonesia sebagian besar didominasi oleh para generasi muda.

Melalui internet, generasi muda dapat memperoleh berbagai informasi mengenai trading forex, baik itu dari YouTube, media sosial influencer, dan broker online yang menyediakan sarana edukasi untuk calon trader.

Fakta ini lah yang membuat MIFX menghadirkan MIFX Academy yang menyediakan materi konsep trading forex, jenis-jenis produk (forex, komoditi, index), istilah dan perhitungan (pip, leverage, margin, komisi, dll.), jenis analisis, trading plan, dan filosofi trading.

Pengetahuan dasar tersebut akan menjadi bekal untuk nantinya belajar membaca grafik harga, memprediksi pergerakan harga, mengenal pola harga, dan lain-lain. Materi trading disajikan dalam bentuk video-video animasi bite-size yang menyenangkan, sehingga trader maupun calon trader dapat dengan mudah memahaminya.

2. Modal Terjangkau

Sekarang, generasi muda bisa mencoba dunia trading forex dengan modal yang relatif rendah. Namun, pastikan modal yang digunakan berasal dari uang dingin yaitu uang 'tidak terpakai', yang memang dikhususkan untuk trading. Sambil mengumpulkan uang dingin, trader dapat sambil belajar skill trading terlebih dahulumelalui MIFX Academy.

3. Aman

Dalam berinvestasi maupun trading, keamanan transaksi sudah menjadi hal utama bagi generasi muda. Soal keamanan transaksi trading, kini trader bisa mengecek legalitas broker dengan mudah lewat situs BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Dengan begitu, trader bisa terhindar dari jebakan atau perangkap oknum penipu yang berkedok broker forex. Hati-hati ya, karena oknum-oknum ini sering menggunakan modus titip dana dan menjanjikan keuntungan sekian persen.

Nah, itulah beberapa alasan generasi muda ingin belajar trading forex. Untuk menjadi calon trader, modal utama yang wajib dimiliki adalah kemauan untuk terus belajar dan mencari tahu. Dengan demikian, calon trader bisa meraih potensi profit dari trading forex sekaligus mengelola risiko dan rugi saat trading forex. Ingin tahu lebih lengkap soal trading forex? Yuk, kunjungi website MIFX Academy di sini. (adv/adv)