Mengapa Transaksi Emas via Online?

Mengapa Transaksi Emas via Online?

- detikFinance
Kamis, 30 Jun 2011 10:53 WIB
Mengapa Transaksi Emas via Online?
Jakarta - Bukan rahasia lagi kalau emas saat ini sudah menjadi salah satu primadona investasi. Harga yang konsisten naik dari waktu ke waktu menjadi alasan utama bagi investor. Emas mengalami kenaikan yang signifikan dalam 10 tahun terakhir. Rata-rata kenaikan emas pertahun bisa mencapai 17%. Untuk tahun 2010 misalnya, emas berhasil mencapai kenaikan hampir 30%, sedangkan untuk tahun ini emas sudah reli lebih dari 8%.  Sayangnya, sebagian besar masyarakat Indonesia masih memandang emas sebagai alat investasi dalam bentuk fisik. Padahal ada cara berinvestasi emas yang lebih praktis dan handal, yaitu transaksi online. Mengapa transaksi secara online lebih menguntungkan? Berikut ini adalah beberapa alasannya :
  • Tidak dibatasi oleh ruang dan waktu
    Transaksi bisa dilakukan dimana saja dan kapan pun, cukup dengan menyediakan Laptop/PC/PDA/Smartphone yang terhubung dengan koneksi internet.
  • Spread Rendah
    Spread yang dikenakan dalam transaksi sangat rendah, tidak lebih dari Rp.200 ($0.5/oz).
  • Fleksibilitas
    Kita bisa melakukan transaksi beli atau jual emas dengan cepat, sesuai dengan kondisi pasar.
  • Keleluasaan untuk menjual
    Dalam transaksi online, posisi jual bisa dilakukan jika harga turun. Investor bisa menjual emas tanpa harus membelinya terlebih dahulu.
  • Tidak ada biaya penyimpanan
    Transaksi online tidak memerlukan biaya penyimpanan karena yang ditransaksikan adalah suatu kontrak, bukan fisik.
  • Modal lebih kecil
    Modal yang dibutuhkan untuk transaksi online lebih kecil karena menggunakan sistem leverage.
  • Harga transparan
    Pergerakan harga sangat transparan karena mengacu pada harga internasional.
  • Pilihan Masa transaksi: Jangka Pendek atau Jangka Panjang
    Transaksi online dua pilihan, yaitu transaksi untuk jangka pendek atau jangka panjang. Dengan demikian investor bisa menentukan masa transaksi sesuai karakter dan kepentingannya.
Supaya bisa sukses dalam bertransaksi secara online, dibutuhkan strategi yang jitu. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diterapkan dalam transaksi online :


  • Harga emas berbanding terbalik dengan kurs USD
    Jika nilai tukar dollar AS menguat, maka harga emas akan melemah dan begitu pula sebaliknya. Adapun simbol internasional bagi emas adalah XAU/USD.
  • Emas adalah ‘safe haven’
    Dalam situasi yang tidak pasti atau terjadi krisis, baik di sektor keuangan maupun politik, emas akan makin diminati karena harganya stabil.
  • Pembelian emas oleh bank sentral dunia
    Untuk kali pertama dalam 21 tahun terakhir, bank sentral berbagai negara mengumpulkan cadangan aset berupa emas. Informasi mengenai pembelian emas oleh bank sentral akan mendorong naik harga emas.
  • Anti Inflasi
    Emas adalah investasi anti inflasi. Berbeda dengan mata uang yang nilainya turun jika inflasi naik, harga emas justru mengikuti kenaikan inflasi. Bahkan harga emas cenderung naik lebih tinggi dibanding kenaikan angka inflasi.
  • Buy on Dips
    Jika harga sudah mengalami kenaikan cukup tinggi, biasanya akan terjadi pelemahan (koreksi) sesaat sebelum kembali naik mengikuti tren. Pelemahan ini bisa dimanfaatkan untuk membeli kembali atau sering disebut dengan pembelian di harga rendah (buy on dips).
Jika Anda tertarik untuk mempelajari dan mendalami investasi emas via online, silahkan hubungi kantor Monex terdekat www.mifx.com

Johannes Ginting
Head of Education Monex
License no.652/Bappebti/SI/IV/2005
(adv/adv)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads