Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 14 Mei 2017 14:24 WIB

Susi Gencar Ajak Orang RI Makan Ikan, Ini Alasannya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak masyarakat Indonesia untuk meningkatkan konsumsi ikan. Ajakan Susi dilakukan melalui video yang dirilis oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ajakan Susi bukan tanpa alasan, angka konsumsi ikan masyarakat Indonesia masih rendah di kisaran 41 kilogram (kg) per kapita per tahun. Padahal laut Indonesia terbilang luas dan kaya akan sumber daya.

"Bangsa kita salah satu negara yang memiliki laut terluas, tapi konsumsi ikan rendah," jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Effendi Hardjanto saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Minggu (14/5/2017).

Dibandingkan negara tetangga, konsumsi ikan di Indonesia masih terbilang sangat rendah sebesar 41 kg per kapita per tahun. Sedangkan Singapura sudah mencapai 80 kg per tahun, Malaysia 70 kg per kapita per tahun, dan Jepang mencapai 100 kg per kapita per tahun.

"Relatif lebih rendah dibandingkan negara maju, misalnya Singapura 80 kg per kapita per tahun, Malaysia 70 kg per kapita per tahun, Jepang itu hampir 100 kg per kapita per tahun, tinggi," ujar Rifky.

Untuk menggenjot konsumsi ikan di Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan pun meningkatkan sistem distribusi ikan yang apik. Sehingga daerah yang tidak memiliki potensi ikan bisa mengonsumsi ikan sama seperti daerah lainnya.

"Produksi ikan melimpah, jadi di daerah-daerah kaya ikan itu KKP dorong inisiasi pembangunan sistem logistik," ujar Rifky. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com