Berdasarkan informasi dari PT Pos, hingga pukul 9.49 WIB yang dikutip detikFinance, Jumat (5/9/2008) pencairan BLT hingga September ini baru mencapai 83,80 persen atau Rp 4,781 triliun kepada 15.937.960 rumah tangga sasaran. Sisanya 16,2 persen belum terserap atau sekitar 3 juta rumah tangga belum menerima BLT tahap pertama.
Padahal pencairan BLT itu diijanjikan pemerintah akan secepatnya dilakukan karena dana itu merupakan hak masyarakat miskin sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. Pencairannya dilakukan bertahap, tahap pertama digelar Juni sampai dengan Agustus dan tahap kedua dicairkan September sampai dengan Desember.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Besarnya BLT adalah Rp 100.000 per bulan per rumah tangga sasaran. Bentuk uang tunai diberikan untuk mencegah turunnya daya beli masyarakat miskin yang disebabkan oleh naiknya harga BBM. (ddn/ir)










































