Seperti dilansir dari situs Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Senin (8/9/2008), berdasarkan data Otexa, Major Shippers Report, sampai dengan periode Januari-Juni 2008, pertumbuhan ekspor Indonesia ke AS mengalami pertumbuhan positif sebesar 0,75% dari US$ 2,12 miliar menjadi US$ 2,14 miliar. Sedangkan dalam volume naik 2,09% dari US$ 0,83 miliar SME menjadi US$ 0,84 miliar SME.
Untuk produk apparel atau pakaian jadi pada periode ini, kenaikannya sedikit lebih besar dibandingkan dengan produk-produk non-apparel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara secara kumulatif pertumbuhan impor TPT AS masih menunjukan angka negatif yang nilainya turun 3,29% dari US$ 45,30 miliar menjadi US$ 43,81 miliar serta dalam volume turun 5,17% dari 25,71 miliar SME ke 24.38 miliar SME. Penurunan terbesar terjadi pada produk-produk apparel (pakaian jadi) yang turun 4.04% dari US$ 34,38 miliar menjadi US$ 32,99 miliar. Sedangkan untuk produk-produk non-apparel turun tipis 0,93% dari US$ 10,91 miliar menjadi US$ 10,81 miliar. (ir/qom)











































