Hal tersebut disampaikan Dirjen Industri Kecil dan Menengah Departemen Perindustrian Fauzi Azis usai pembukaan Pameran Gelar Batik Nusantara di Gedung Departemen Perindustrian, Jakarta, Senin (8/9/2008).
"Produk selundupan dari Cina tersebut tahun ini diperkirakan mencapai Rp 290 miliar," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebanyakan produk asal China itu bukan batik tapi kain biasa yang bermotif batik. Produsen nasional tidak terlalu memperdulikan hal itu," kata Fauzi
Fauzi juga menambahkan, Depperin sudah melayangkan surat resmi ke Departemen Perdagangan guna menindaklanjuti fenomena ini. Industri ini, jelas dia, menjadi salah satu penopang IKM nasional dengan 48.300 unit.
"Bayangkan saja, sektor ini tercatat telah mempekerjakan 792.300 orang tenaga kerja. Jadi musti dijaga dengan baik," kata dia. (ang/ddn)











































