Demikian disampaikan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) J Purwono usai rapat kerja dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Senin (8/9/2008).
"Tahun ini kan PLN tidak dapat margin, makanya dengan margin 1% itu, PLN harus lebih sehat. Sehingga tahun depan bisa laba sekitar Rp 1-2 triliun. Dividennya ya terserah pemerintah," ujarnya.
Pemerintah sebelumnya mengajukan usulan subsidi listrik untuk 2009 sebesar Rp 60,4 triliun, yang termasuk margin usaha bagi PLN sebesar 1%. Pada tahun 2008 ini, PLN tidak mendapat margin usaha sama sekali.
Direktur Keuangan PLN Setyo Dewo Anggoro mengatakan, margin sebesar 1% tersebut akan meningkatkan profitability PLN di mata investor.
"Kemampuan kita di mata investor Intuk bayar bunga, dengan margin 1% jadi lebih baik. Intinya meningkatkan profitabilitas PLN," katanya.
Sementara terkait utang ke Pertamina, Dewo menyatakan PLN akan terus berupaya membayar utang tersebut sehingga pada akhir tahun utang yang tersisa Rp 26 triliun.
Ia mengaku lebih memilih membayar langsung ke Pertamina dibanding harus mengeluarkan LC.
"Kalau LC, kita harus kasih colateral cash, seperti aturan BI. Daripada itu, kenapa nggak bayar langsung ke Pertamina," tambahnya. (lih/qom)











































