Subsidi BBM Hanya Dihemat Rp 1,5 Triliun

Subsidi BBM Hanya Dihemat Rp 1,5 Triliun

- detikFinance
Senin, 08 Sep 2008 16:27 WIB
Subsidi BBM Hanya Dihemat Rp 1,5 Triliun
Jakarta - Anggaran subsidi di tahun 2009 hanya bisa dihemat sekitar Rp 1,5 triliun dengan penurunan alpha atau margin distribusi BBM PSO dari 9% menjadi 8,36% untuk Pertamina.
 
Dalam paparan yang diajukan Pertamina, jika dengan alpha 9% subsidi BBM mencapai Rp 85,612 triliun, maka dengan alpha 8,36% subsidinya menjadi Rp 84,112 triliun.
 
Sebagai rinciannya, subsidi untuk Premium turun dari Rp 31,1 triliun menjadi Rp 30,3 triliun, subsidi untuk Kerosene turun dari Rp 28,3 triliun jadi Rp 28 triliun, dan subsidi Solar turun jadi Rp 26,15 triliun jadi Rp 25,672 triliun.

Direktur Keuangan Pertamina Frederick Siahaan menjelaskan, penurunan alpha ini juga menurunkan margin sebelum pajak yang diperoleh Pertamina.
 
Jika dengan alpha 9%, maka margin Pertamina mencapai 1,1% atau sekitar Rp 71 per liter. Sementara jika alphanya 8,36%, maka marginnya hanya 0,46% atau Rp 30 per liter.
 
"Memang relatif kecil dan ini tentu saja akan berdampak ke laba perusahaan secara keseluruhan," katanya.
 
Pada 2007, sektor hilir Pertamina mampu berkontribusi hingga 34% dari total laba perusahaan. Namun hingga Juni 2008, sektor hilir hanya berkontribusi 25%.
 
"Rendahnya kontribusi hilir ini karena turunya alpha yang kami dapatkan dari semula 14% menjadi 9%. Padahal distribusi PSO berkontribusi 50% untuk laba di sektor hilir," ujarnya.

Laba Bersih Pertamina


Sementara mengenai kinerja perseroan lainnya,  laba bersih Pertamina hingga Juni 2008 mencapai Rp 16,07 triliun. Sementara pada 2007 Pertamina membukukan laba Rp 24,459 triliun dalam setahun. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads