Dirjen Migas Evita Legowo menjelaskannya usai rapat tertutup dengan Panitia Anggaran di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (8/9/2008).
"Mereka (Panggar) minta setidaknya 927.000 bph ditambah 20.000 bph ditambah 50.000 bph. 20.000 bph dari Exxon Cepu dan 50.000 bph dari swap Chevron," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal penurunan alaminya saja sudah banyak. Saya sih ingin yang realistis saja, ya 950.000 itu. Itupun sudah pakai injek kaki sambil melotot," katanya.
Evita menjelaskan, pada 2009 angka produksi dan lifting minyak memang sudah sama karena swap Chevron Pacific Indonesia dan ConocoPhillips sudah diselesaikan.
Sementara tahun ini, target produksi sebesar 977.000 bph tidak sama dengan target lifting sebesar 927.000 bph. Selisihnya adalah swap yang masih terjadi. (lih/ddn)











































