Harga Minyak US$ 100 Cocok untuk RI

Harga Minyak US$ 100 Cocok untuk RI

- detikFinance
Selasa, 09 Sep 2008 10:11 WIB
Harga Minyak US$ 100 Cocok untuk RI
Wina - Harga minyak dunia memang tidak bisa diduga-duga. Setelah hampir menyentuh US$ 150 per barel, harga emas hitam ini merosot ke level US$ 106 per barel. Namun berapa perkiraan harga minyak pada akhir tahun yang cocok untuk Indonesia?

Gubernur OPEC untuk Indonesia Maizar Rahman saat menyiapkan Sidang OPEC di Wina menjelaskan, ekonomi Indonesia akan cukup membaik jika harga minyak mampu stabil di kisaran US$ 100 per barel.

"Kita perkirakan harga minyak US$ 100 per barel. Karena permintaan dunia menurun, sementara suplai cukup. Malah ada kemungkinan kelebihan suplai," ujarnya ketika dihubungi detikFinance, Selasa (9/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski pada akhir tahun cuaca cenderung lebih dingin sehingga kebutuhan minyak untuk pemanas lebih banyak, hal itu tidak berpengaruh signifikan. Hal ini karena beberapa negara kemungkinan sudah menyiapkan stok minyak masing-masing.

"Kalau stoknya kurang, baru permintaan naik, dan harga pun ikut naik. Tergantung musim dinginnya seperti apa," jelasnya.

Pengusaha minyak kelas kakap di Texas, T. Boone Pickens juga menyatakan pihaknya tetap yakin harga minyak tidak akan jatuh hingga dibawah US$ 100 per barel meskipun adanya permintaan yang menurun.

"Saya pikir harganya akan tetap segitu (US$ 100 per barel). Kalau sampai harganya jatuh lagi, itu tidak akan berlangsung lama," ujarnya disela sebuah konferensi di Kansas seperti dikutip Reuters.

Pickens juga berharap OPEC tidak melakukan pemotongan produksi seperti yang diminta Indonesia pada Sidang OPEC yang digelar hari ini di Wina. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads