Kontrak Rio Tinto Jalan Terus Meski Norwegia Lepas Saham

Kontrak Rio Tinto Jalan Terus Meski Norwegia Lepas Saham

- detikFinance
Rabu, 10 Sep 2008 13:00 WIB
Kontrak Rio Tinto Jalan Terus Meski Norwegia Lepas Saham
Jakarta - Pemerintah Norwegia menjual seluruh sahamnya di Rio Tinto Indonesia dengan tudingan Rio Tinto Indonesia telah melakukan perusakan lingkungan. Meski begitu, proses penyelesaian Kontrak Karya Rio Tinto untuk penambangan nikel senilai US$ 2 miliar jalan terus.

Demikian disampaikan Juru Bicara Rio Tinto Indonesia Budi Irianto ketika dihubungi detikFinance, Rabu (10/9/2008).

"Kita kan menjalankan pekerjaan kita di sini. Saya tidak bisa menjawab apakah ini terkait atau tidak (dengan pelepasan saham pemerintah Norwegia), tapi kita fokus menyelesaikan Kontrak Karya kami," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Dirut Rio Tinto Indonesia Omar S Anwar menolak berkomentar. Ia mengaku tidak bisa menjawab karena masih bertugas di luar negeri sehingga belum mendapat kabar.

"Saya lagi di luar negeri, belum baca artikelnya. Jadi tidak bisa jawab," katanya saat dihubungi.

Rio Tinto Indonesia berencana melakukan penambangan nikel di Lasamphala, Sulawesi dengan model Kontrak Karya. Sebelumnya Rio Tinto berhasil mendapatkan sistem perpajakan nail down atau berlaku tetap selama kontrak berlangsung.

Saat ini, menurut Budi, pihaknya tengah menyelesaikan beberapa hal dengan pemerintah daerah seperti pengembangan komunitas dan pengembangan wilayah.

"Dua hal itu kan harus kami rundingkan dengan pemerintah daerah Sementara yangterkait pemerintah pusat sebagian besar sudah selesai," ujarnya.

Ia mengaku tidak bisa memastikan kapan semua negosiasi bisa diselesaikan sehingga Kontrak Karya bisa dikantongi. "Kami harap secepatnya," ujarnya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads