Honda Catat Rekor Penjualan Terbanyak Se-ASEAN

Honda Catat Rekor Penjualan Terbanyak Se-ASEAN

- detikFinance
Rabu, 10 Sep 2008 19:24 WIB
Honda Catat Rekor Penjualan Terbanyak Se-ASEAN
Jakarta - PT Astra Honda Motor atau AHM berhasil meraih dua rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) sekaligus untuk penjualan terbanyak dalam satu bulan dan produksi terbanyak dalam satu bulan. Tak hanya skala nasional, AHM juga mencatat penjualan terbanyak dalam satu bulan se-ASEAN.

Pada tanggal 31 Agustus 2008 pukul 23.00, tercatat 300.588 unit sepeda motor telah diproduksi AHM selama bulan Agustus. Dan pada pukul 24.00 pd tanggal yang sama tercatat penjualan total atau whole sale sebanyak 300.860 unit yang merupakan rekor penjualan terbanyak dalam waktu 1 bulan. Pencapaian ini merupakan pencapaian pertama di Indonesia bahkan di ASEAN.

Demikian disampaikan Presdir AHM Miki Yamamoto menyatakan pencapaian dua rekor ini melengkapi satu rekor sebelumnya yang direoleh AHM sehingga total tahun ini AHM mendapat 3 rekor MURI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun ini kita telah melengkapi tiga rekor MURI. kami menyambut baik atas pencapaian ini," katanya di acara buka bersama dan penyerahan penghargaan MURI oleh Direktur MURI Jayasuprana di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta, Rabu (10/9/2008).

Sebelumnya, AHM juga telah mendapat rekor MURI dengan menggalang tanda tangan terbanyak melalui 1.610 dealer Honda dan 3800 -AHASS (bengkel resmi). Hal ini dilakukan dalam rangka perayaan produksi ke-20 juta sepeda motor di Indonesia.

AHM memiliki 13.400 karyawan dengan kapasitas produksi 3 juta unit per tahun. Pada November 2007 AHM juga mencatat MURI untuk pecapaian produksi sepeda motor terbanyak ke 20 juta unit motor.

Jayasrana mewakili MURI menyatakan salut terhadap pencapaian Honda. Ia bahkan heran karena ternyata penjualan yang tercatat lebih banyak dari produksi yang dilakukan AHM.

"Saya pikir (yang dijual) ini adalah motor merek lain, saya juga hampir mikir akan memberikan 3 piagam pada hari ini karena ada direktur orang Jepang mau berpidato dalam bahasa Jepang," ujarnya berseloroh.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads