"Nilai subsidi BBM tahun 2009 turun 20% dari subsidi APBNP 2008," ujar Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis dalam pesan singkat yang diterima detikFinance, Jumat (12/9/2008).
Sedangkan total konsumsi BBM tahun depan diperkirakan mencapai 36,9 juta kiloliter naik 3% dari APBNP 2008 (35,6 juta kiloliter) atau 13% dari usulan awal pemerintah Mei lalu dalam pokok-pokok kebijakan fiskal 2009 (32,6 juta kiloliter). Subsidi BBM terdiri dari Premium 19,4 juta kiloliter, mitan 5,8 juta kiloliter, Solar 11,6 juta kiloliter, Konversi Mitan ke LPG 4 juta kiloliter dan alpha 8 persen (dari 8,36 persen).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk penerimaan negara bukan pajak disepakati untuk pertambangan umum Rp 15,3 triliun, Postel Rp 7 triliun, kepolisian Rp 1,8 triliun dan Kehutanan Rp 2,5 triliun. (dnl/ddn)











































