Kalla Terkejut Posisi RI Turun

Doing Business 2009

Kalla Terkejut Posisi RI Turun

- detikFinance
Jumat, 12 Sep 2008 15:05 WIB
Kalla Terkejut Posisi RI Turun
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla mengaku terkejut mengetahui posisi Indonesia dalam kemudahan berbisnis turun dua peringkat. Hasil survei International Finance Corporation (IFC) memang menunjukkan peringkat Indonesia merosot ke urutan 129.

Menurut Wapres, ada pertimbangan yang diberikan bobot penghitungan cukup tinggi, yaitu modal usaha. Ia mengakui ada perbedaan persyaratan modal usaha bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia dan di negara lain seperti Singapura.

"Ini mengejutkan. Juga ada satu poin bagi mereka yang bobotnya tinggi yaitu modal usaha. Penyebab ini karena beda UU di Indonesia sejak dulu. Untuk bikin PT harus ada modal dan modal disetor Rp 20 juta, disetornya 20%. Sekarang modal Rp 50 juta, disetor 25%. Di luar negeri seperti Singapura, cuma butuh 1 dolar, kita masih butuh 1.000 dolar," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyampaikannya usai sholat Jumat di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (12/9/2008).

Berdasarkan hasil survei doing business 2009 yang dilakukan oleh International Finance Corporation (IFC) selama Juni 2007 sampai 2008. Indonesia berada di posisi 129 dari 181 negara. Angka ini membuat posisi Indonesia melorot 2 tingkat dari tahun lalu yang menempati posisi 123 dari 178 negara.

Kantor Menko Perekonomian sebelumnya juga menilai hasil survei IFC soal doing business ganjil. "Laporan Doing Business 2009 oleh IFC justru menunjukkan suatu keganjilan karena perbaikan 3 indikator utama itu tidak mengakibatkan peringkat Indonesia membaik, bahkan justru turun dari posisi 127 menjadi 129," tulis kantor Kementerian Perekonomian dalam pernyataannya.

Sementara Menteri Perindustrian Fahmi Idris menyatakan, hasil survei tersebut paradoks dengan kenyataannya dimana investasi di Indonesia terus meningkat. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads