Pasar Elektronik Glodok Diserbu Warga

Pasar Elektronik Glodok Diserbu Warga

- detikFinance
Sabtu, 13 Sep 2008 14:31 WIB
Pasar Elektronik Glodok Diserbu Warga
Jakarta - Pasar Glodok, salah satu sentra penjualan elektronik di bilangan Jakarta Barat terlihat ramai dikunjungi oleh masyarakat yang hendak berbelanja. Selain pakaian, rupanya peralatan elektronik juga menjadi incaran masyarakat dalam menyambut Idul Fitri.

Berdasarkan pengamatan detikFinance, Sabtu (13/9/2008) kepadatan pengunjung bisa terlihat mulai dari jumlah kendaraan yang berada di tempat parkir. Saking banyaknya, petugas parkir terpaksa membuka lahan parkir darurat di sepanjang jalan dekat pasar.

Heru Saputro, salah satu pengunjung pasar Glodok mengaku sengaja datang ke pasar yang mayoritas pedagangnya merupakan masyarakat keturunan Tionghoa tersebut untuk membeli Mp3 Player dan kamera genggam digital.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mumpung hari libur saya sengaja jauh-jauh kesini mau nyari Mp3 Player sama kamera digital," ujar warga Kebayoran Lama tersebut.

Ia mengaku sengaja membeli kedua alat elekronik tersebut dengan alasan khusus. Mp3 Player rencananya akan ia gunakan dalam perjalanan mudik, sedangkan kamera genggam digital untuk mengabadikan momen Idul Fitri di kampung halamannya.

"Saya kan pulang ke Solo pakai kereta api jadi agak lama di jalannya, kan sepi juga
kalau tidak ada hiburan makanya saya beli Mp3 Player. Lagipula belum pernah punya
dari dulu," ujar karyawan swasta tersebut.

Berbeda dengan Heru yang datang sendirian, Gina Primanti, ibu rumah tangga yang
tinggal di daerah Cipete itu datang beserta suami dan kedua anaknya. "Saya datang
kesini nyari PSP (Play Station Portable) buat anak saya yang paling gede, kalau suami saya mau beli car audio player," katanya.

Gina mengaku, keluarganya akan mudik ke Garut menggunakan mobil pribadi, maka dari itu suaminya ingin memiliki pemutar musik di dalam mobil yang baru. "Kalau PSP saya beli supaya nanti anak saya tidak rewel kalau macet dijalan, kalau yang bungsu kan
masih bayi jadi tidak masalah," imbuhnya.
(ang/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads