Seperti yang dituturkan Fahmi, seorang inang-inang yang ditemui detikFinance di Jakarta Kota. Menurutnya, jika pada hari biasa transaksinya hanya sekitar Rp 1-2 juta saja, maka menjelang puasa biasanya bisa mencapai Rp 5 juta per hari.
"Puncaknya satu minggu sebelum lebaran, tapi kita nggak naikin harga," jelasnya pada detikFinance, Minggu (14/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun komisi 10% itu harus dibagi dua dengan 'sang bos', sehingga inang-inang hanya mengantongi 5% saja. Meski hanya mendapat 5%, dengan transaksi hingga Rp 5 juta artinya inang-inang bisa membawa pulang komisi sekitar Rp 250 ribu per hari.
Namun berbeda dengan Fuji, sesama inang-inang dikawasan ini. Ia mengaku bahwa
pendapatannya sekarang ini tak sebaik tahun lalu. Jumlah pengguna jasa tukarreceh memang belum membludak di hari ke-15 bulan puasa ini.
"Mungkin 2-3 hari lagi orang-orang mulai banyak yang menukar," ucapnya.
(hen/lih)










































