Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar dalam acara kunjungan kerja di Pasar Beras Johar Karawang, Senin (15/9/2008).
"Hari ini di gudang terdapat 2,6 juta ton, ini tertinggi dalam sejarah Bulog," jelas Mustafa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan sampai 2,8 juta ton sampai 3 juta ton sampai akhir tahun. Kalau pengadaan ini masih terus menerus tanpa ada force majeur tahun depan kita siap-siap ekspor beras," jelasnya.
Dikatakannya dengan kondisi sekarang harga beras cenderung stabil sehingga menguntungkan petani dan para pedagang beras."Sekarang ini harga pasar masih 15% di atas harga HPP," ujarnya.
Hingga kini stok beras di gudang Bulog mencapai 1,9 juta ton. Sehingga diharapkan bisa menjadi cadangan beras pada saat memasuki musim paceklik, yaitu pada bulan November- Januari. Selain itu peran serta pedagang beras bisa turut andil dalam menjaga stabilitas harga dan suplai beras.
"Kalau sekarang ini tahun politik, beras bisa jadi lahan politik. Biar lah para pedagang menekan harga, turut menjaga stabilitas politik nasional kita," ucapnya.
Hingga akhir tahun stok beras Bulog ditargetkan mencapai 1,2 juta ton. Setelah adanya distribusi beras keluar gudang beras Bulog setiap bulan sebanyak 300.000 ton per bulan. (hen/ir)











































