Hal tersebut disampaikan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono di Departemen ESDM, Jakarta, Senin (15/9/2008).
"Kita bisa tekan lagi dengan gasifikasi. Bisa sampai Rp 5 triliun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Purwono, penghematan dengan gasifikasi diperlukan karena pertumbuhan konsumsi listrik diperkirakan akan melonjak dari yang sudah diperhitungkan.
"Kan setelah diitung, pertumbuhan akan meningkat dari 5,6% bisa menjadi 6,2%. Dengan gasifikasi, memungkinkan PLN menjual Kwh lebih banyak," katanya.
Β
Sementara Kepala Satuan Energi Primer PLN Nasri Sebayang menjelaskan, pembangkit yang bisa dioptimalkan gasifikasinya antara lain PLTGU Muara Tawar dan PLTGU Tanjung Priok.
"Kita bisa optimalkan Muara Tawar dan Tanjung Priok. Untuk Tanjung Priok mungkin tambah sekitar 60 mmscfd," katanya.
Sebelumnya PLTGU Muara Tawar sudah mulai mendapat aliran gas PGN untuk menggantikan pemakaian BBM pembangkit tersebut.
(lih/ddn)











































