Bulog Hemat Rp 60 Miliar dari Program Pengadaan Jarak Jauh

Bulog Hemat Rp 60 Miliar dari Program Pengadaan Jarak Jauh

- detikFinance
Senin, 15 Sep 2008 14:24 WIB
Bulog Hemat Rp 60 Miliar dari Program Pengadaan Jarak Jauh
Jakarta - Perum Bulog berhasil melakukan efisiensi sebesar Rp 60 miliar untuk pengadaan beras melalui program jarak jauh.

Program ini difokuskan untuk pengadaan beras dari daerah surplus beras ke daerah defisit sehingga Bulog tidak perlu menyewa kapal namun diserahkan ke mitra Bulog (swasta).

Demikian dikatakan oleh Dirut Perum Bulog Mustafa Abubakar usai acara Kunjungan Kerja di Pasar Johar Karawang, Senin (15/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Efsiensi ongkos angkut mencapai Rp 60 miliar hingga akhir tahun 2008. Ini terjadi tidak ada lagi ongkos angkut lagi, dari gudang Bulog, tapi langsung menggunakan swasta," jelas Mustafa.

Ia mencontohkan selama ini biaya ongkos angkut berdasarkan hitungan Bulog jika dilakukan oleh Bulog mencapai Rp 580 per kg beras sedangkan untuk swasta hanya Rp 480 per kilo nya. Hal ini terjadi telah ada pemangkasan distribusi angkutan, tanpa melalui gudang Bulog yang mengalami surplus beras ke gudang Bulog yang mengalami defisit.

"Kita melalui program ini mendapat pengadaan beras tambahan sebanyak 430.000 ton," ujarnya.

Pengadaan jarak jauh merupakan serangkaian program pengadaan beras oleh Bulog termasuk pengadaan melalui HPP, non-HPP, crash program dengan Departemen Pertanian dan pengadaan jarak jauh. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads