Minyak Anjlok ke US$ 93

Minyak Anjlok ke US$ 93

- detikFinance
Senin, 15 Sep 2008 18:33 WIB
Minyak Anjlok ke US$ 93
London - Harga minyak mentah dunia kembali anjlok ke US$ 93 per barel, menyentuh level terendahnya dalam 7 bulan terakhir. Kebangkrutan Lehman Brother menggambarkan buruknya krisis finansial global sehingga bisa memicu berkurangnya permintaan.

Pada perdagangan Senin (15/9/2008) di London, kontrak minyak jenis Brent pengiriman Oktober anjlok hingga US$ 92,84 per barel, yang merupakan level terendah sejak Februari 2008. Namun harga selanjutnya rebound ke US$ 93,42 per barel, yang berarti turun 4,16 dolar.

Sementara minyak jenis light pengiriman Oktober juga anjlok 4,40 dolar ke level US$ 96,78 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kontrak berjangka minyak turun seiring dengan gejolak di pasar finansial yang memberi sentimen negatif bahwa permintaan akan turun," ujar analis dari Sucden, Michael Davies seperti dikutip dari AFP.

Harga minyak juga turun berkat kabar bahwa fasilitas minyak milik AS di Teluk Meksiko aman dari amukan badai Ike. Dampak badai Ike ternyata tak seburuk yang dikhawatirkan.

Dengan penurunan ini, harga minyak berarti sudah turun hingga sepertiganya, setelah menembus rekor tertinggi di US$ 147 per barel pada 11 Juli lalu. Kekhawatiran berkurangnya permintaan, memicu penurunan harga minyak. Turunnya harga minyak juga dibantu oleh apresiasi dolar AS.

Apalagi krisis finansial akhir-akhir ini semakin memanas setelah Lehman Brothers bangkrut, sementara Merrill Lynch akan diakuisisi oleh Bank of America. (qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads