Pada perdagangan Senin (15/9/2008) di New York, kontrak minyak jenis light sweet pengiriman Oktober anjlok hingga 5,47 dolar ke level US$ 95,71 per barel. Sementara minyak jenis Brent juga melorot 5,47 dolar ke level US$ 92,38 per barel.
Pada intraday, harga bahkan sempat turun hingga 94,13 untuk light dan US$ 91,17 per barel untuk Brent. Harga tersebut merupakan yang terendah sejak Februari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendaftaran proteksi kebangkrutan dari Lehman Brothers karena tak ada bantuan yang datang dan pengambilalihan Merrill Lynch memberi kekhawatiran tentang perekonomian dunia dan dampaknya pada permintaan energi," kata John Kilduff, analis dari MF Global seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/9/2008).
"Meskipun penjualan (di pasar minyak) tak perlu berhubungan langsung dengan masalah Lehman, namun jelas sekali bahwa sekarang ini kecenderungannya adalah untuk aset yang lebih likuid, yang merepresentasikan tempat paling aman. Masalah yang membelit Lehman sepertinya memberi dampak ke pasar minyak lebih ganas ketimbang badai Ike," imbuh Kilduff.
(qom/ir)











































