Lapangan Minyak Pertamina di Libya Mulai Produksi 2011

Lapangan Minyak Pertamina di Libya Mulai Produksi 2011

- detikFinance
Selasa, 16 Sep 2008 17:43 WIB
Lapangan Minyak Pertamina di Libya Mulai Produksi 2011
Jakarta - Pertamina berharap lapangan minyak yang dioperasikannya di Libya bisa mulai berproduksi pada 2011-2012. Produksi dari lapangan ini diharapkan bisa mendongkrak total produksi Pertamina.

Direktur Hulu Pertamina Karen Agustiawan menjelaskan, produksi awal dari lapangan ini diharapkan sekitar 10-20 ribu barel per hari. Namun pada puncaknya, produksi bisa mencapai sekitar 50 ribu barel per hari.

"Untuk yang Libya kita harapkan bisa onstream 2012. Seismik di offshore sudah kita lakukan, dan untuk yang onshore akan kita lakukan 3D dulu," katanya.

Ia menyampaikannya usai rapat dengan Wapres Jusuf Kalla, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Kehutanan MS Kaban, dan jajaran BP Migas di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (16/9/2008).

Ia menjelaskan produksi sebesar itu hanya mempertimbangkan produksi minyak saja. Sementara untuk produksi gasnya belum bisa dipastikan. Namun cadangan gasnya diperkirakan mencapai 3 TCF (triliun cubic feet).

Selain Libya, Pertamina juga mengandalkan produksi dari Malaysia. Rencananya lapangan di Malaysia bisa berproduksi pada akhir tahun ini. Produksi awal lapangan ini diharapkan 7.000 barel per hari, sementara produksi puncaknya bisa mencapai 20.000 ribu barel per hari.

Lapangan di Malaysia ini merupakan proyek kerjasama tripartit tiga negara antara Pertamina (Indonesia), Petronas (Malaysia) dan PetroVietnam (Vietnam). (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads