Kredibilitas KPPU Makin Terpuruk di Mata Pengusaha

Kredibilitas KPPU Makin Terpuruk di Mata Pengusaha

- detikFinance
Rabu, 17 Sep 2008 09:15 WIB
Kredibilitas KPPU Makin Terpuruk di Mata Pengusaha
Jakarta - Kalangan dunia usaha prihatin terhadap penangkapan anggota Komisi Pengawas
Persaingan Usaha (KPPU) Mohammad Iqbal terkait kasus dugaan suap yang akan membuat kredibilitas KPPU semakin terpuruk di mata pengusaha.

Padahal selama ini KPPU diharapkan sebagai lembaga yang terpercaya dalam penegakan hukum dibidang pencegahan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di tanah air.

Rasa prihatin ini khususnya muncul dari kalangan pengusaha yang sedang menjadi incaran KPPU dalam kasus dugaan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan MNC Group  Gilang Iskandar saat dihubungi detikFinance, Rabu (17/9/2008).

"Kita belum bisa komentar banyak, statusnya kan masih akan ditentukan 1 kali 24 jam.Tapi apapun terkait  penyelenggaraan  negara, kita prihatin. Apabila memang terbukti ini akan mempengaruhi kredibilitas KPPU," jelas Gilang.

Mengenai MNC Group yang akan diproses pengusutan terkait monopoli penyelenggaraan siaran televisi, Gilang tidak mau komentar banyak. Namun katanya  itu semuanya akan diserahkan kepada KPPU sebagai lembaga yang berwenang.  Tapi menurutnya dengan adanya kasus suap ini, kredibilitas KPPU akan semakin  melorot.

"Tentunya bukan hanya MNC yang prihatin secara khusus tetapi ini masyarakat secara  umum," ucapnya.

Seperti diketahui bahwa MNC Group sedang dalam tahap pra  monitoring oleh KPPUmengenai dugaan monopoli penyelenggaran penyiaran televisi di Indonesia. MNC Group diduga menguasai hampir setengah dari kanal-kanal penyiaran yang tersedia di Indonesia melalui stasion televisi yang dimilikinya seperti RCTI, TPI dan Global TV. (hen/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads