Pertamina Ngaku Untung US$ 5 Juta dari Impor Zatapi

Pertamina Ngaku Untung US$ 5 Juta dari Impor Zatapi

- detikFinance
Kamis, 18 Sep 2008 14:44 WIB
Pertamina Ngaku Untung US$ 5 Juta dari Impor Zatapi
Jakarta - Pertamina mengaku masih mendapat untung hingga US$ 5 juta dari impor minyak mentah Zatapi. Padahal laporan BPK justru menunjukkan kerugian yang lebih besar dari itu.
 
Dirut Pertamina Ari Soemarno menjelaskannya dalam keterangan pers usai rapat dengan Panitia Hak Angket BBM di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (18/9/2008).
 
"Tidak ada kerugian, Pertamina tidak rugi justru untung sekitar US$ 5 juta," katanya. Ari bahkan menambahkan kalaupun terjadi kerugian, maka itu adalah kerugian perusahaan, bukan negara.
 
Sementara secara terpisah anggota Pansus Tjatur Sapto Edy menjelaskan, laporan BPK yang diterima Pansus justru menunjukkan impor minyak Zatapi yang dilakukan Pertamina menimbulkan kerugian.
 
"Berdasarkan UU, yang bisa menentukan itu kerugian atau keuntungan kan hasil audit BPK. Dan laporan BPK yang kami terima itu justru merugikan. Lebih dari itu (US$ 5 juta) malah," katanya.
 
Tjatur menambahkan, kalaupun Pertamina mengklaim adanya keuntungan karena harga minyak yang lebih murah, tetap harus dilihat dari spek minyaknya.
 
"Buktinya, begitu dipakai di kilang Cilacap langsung black out," tambahnya.
 
Ketua Pansus Hak Angket BBM Zulkifli Hasan juga membantah kalau kerugian dari impor minyak Zatapi bukanlah kerugian negara.
 
"Pertamina itu kan BUMN, perusahaan negara. Kalau dia rugi, ya negara rugi dong. Apalagi dia kan bayar dividen," tukasnya.


(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads