DPR Ingin Bongkar Kerja Sama Pertamina-Exxon di Cepu

DPR Ingin Bongkar Kerja Sama Pertamina-Exxon di Cepu

- detikFinance
Kamis, 18 Sep 2008 15:20 WIB
DPR Ingin Bongkar Kerja Sama Pertamina-Exxon di Cepu
Jakarta - Panitia Khusus DPR soal Hak Angket BBM meminta Pertamina dan Exxon membuka isi perjanjian bersama (Joint of Agreement/JoA) pengembangan Blok Cepu. Pansus mencium adanya ketidakberdayaan Pertamina sebagai wakil Indonesia dalam kerjasama tersebut.

Hal tersebut disampaikan anggota Pansus Hak Angket BBM Tjatur Sapto Edy usai rapat dengan Dirut Pertamina Ari Soemarno di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (18/9/2008).

"Pertamina dan Exxon kan punya JoA. Kita minta mereka membuka itu. Masa mereka nggak mau buka? Padahal mereka kan dua korporat yang berusaha disini, di atas tanah Indonesia. Masa nggak mau buka untuk kita. Pertamina lebih takut sama Exxon, karena di JoA itu Exxon lebih berkuasa, Pertaminanya gak bisa apa-apa, " katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Dirut Pertamina Ari Soemarno menjelaskan, pihaknya tidak bisa membuka JoA tersebut karena ada klausul undisclosure sehingga tidak bisa dibuka tanpa persetujuan partner lainnya.

"Untuk membukanya, harus ada persetujuan dari operator satunya. Memang begitu kalau kita tidak mau terkena tuntutan hukum," ujarnya.

Pansus meminta JoA pengembangan blok Cepu dibuka terkait polemik pembangunan floating storage offshore (FSO) di Blok Cepu. Proyek ini diduga merugikan negara hingga US$ 1,2 miliar.

Rapat pansus kali ini adalah pertama kalinya mengundang Pertamina (persero) setelah sebelumnya mengundang Exxon dan Pertamina EP Cepu.

"Tapi yang kita bahas sekarang baru kulit-kulitnya. Kita masih akan mengundang Pertamina tiga atau empat kali lagi," ujar Tjatur.
(lih/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads