Hal tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (19/9/2008).
"Kalau AS tidak bisa bisa bangkit kembali relatif cepat, mungkin ekspor kita terganggu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BI untuk sementara tidak mendeteksi adanya exposure perbankan yang besar terhadap bank investasi AS seperti Lehman Brothers yang Senin 15 September lalu mengajukan diri untuk bangkrut.
"Kita selalu menjaga ini tentunya tergantung perkembangan selanjutnya, tapi sementara ini kita melihat perbankan kita cukup bagus," ujarnya. (ddn/ir)











































