Buy Back Saham Diutamakan untuk BUMN Berlikuiditas Tinggi

Buy Back Saham Diutamakan untuk BUMN Berlikuiditas Tinggi

- detikFinance
Jumat, 19 Sep 2008 14:49 WIB
Buy Back Saham Diutamakan untuk BUMN Berlikuiditas Tinggi
Jakarta - Rencana pembelian saham kembali alias buy back terhadap beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mengutamakan BUMN yang memiliki likuiditas tinggi.

Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengatakan selain likuiditas juga harus diperhatikan kredibilitas BUMN tersebut di pasar.

"Jangan sampai image perusahaannya menjadi buruk setelah melakukan buy back," ujarnya usai Salat Jumat di Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (19/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana buy back tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi gejolak harga di pasar modal, selain juga menjadi salah satu cara untuk memenuhi treasury stock. "Dari pada uangnya dijadikan deposito kan lebih baik dipakai buy back, nantinya kan kalau butuh uang tinggal dijual lagi sahamnya," katanya.

Sofyan mengaku, akan mulai memanggil emiten BUMN yang sekiranya layak untuk melakukan buy back mulai pekan depan. "Rencananya beberapa mau dipanggil hari ini tapi tidak jadi, mungkin mulai Senin depan akan saya panggil untuk menghadap," ungkapnya.

Ia menambahkan, rencana buy back ini sepenuhnya untuk kepentingan BUMN itu sendiri, bukan seruan dari pasar modal. Tapi Sofyan mengharapkan, rencana korporasi yang dilakukan emiten BUMN tersebut bisa menstabilkan kondisi pasar modal sekarang.

"Kami harapkan rencana buy back yang dilakukan beberapa BUMN nanti bisa menjadi langkah stabilisasi pasar modal," urainya. (ang/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads