Dirjen Migas Evita Legowo mengakui hal tersebut disela Diskusi Perminyakan di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (19/9/2008).
"Ya, ada salah satu kontrak di Korea yang di-link sama Fujian. Kalau Fujian naik, Korea ikut naik," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lupa, tapi salah satu dari itu, dan memang dari awal dibuat seperti itu, di-link dengan harga Fujian," katanya.
BP Indonesia sebagai operator proyek Tangguh berencana melakukan pengiriman perdana ke Fujian pada Februari 2009. Ia mengaku pesimistis renegosiasi bisa selesai sebelum waktu pengiriman perdana.
"Kalau sampai Februari memang waktunya kurang, tapi kan ada kesepakatan lama," ujarnya.
(lih/ddn)










































