"Kepakatan lain yang telah diputuskan panja asumsi DPR adalah suku bunga sertifikat Bank Indonesia (SBI) 3 bulan sebesar 8%, nilai tukar Rp 9.150/US$, harga BBM US$100/barel dan lifting minyak 960 ribu bph," tuturnya.
Memang kesepakatan mengenai pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% ini lebih tinggi dari yang disampaikan Presiden pada Nota Keuangan yaitu sebesar 6,2%. Sementara untuk inflasi ditetapkan lebih rendah dari angka di Nota Keuangan yang sebesar 6,5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian untuk besaran defisit RAPBN 2009 disepakati sebesar 1,7% dari PDB, dengan besaran PDB 2009 yang diperkirakan akan sebesar Rp 5,309 triliun. (dnl/qom)











































