Demikian disampaikan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono usai bertemu Menteri ESDM di Departemen ESDM, Jakarta, Senin (22/9/2008).
"Minggu lalu kita meninjau Tarakan untuk program cluster gas. Ini merupakan penggalakan konsumsi gas sebagai ganti minyak tanah," katanya.
Dengan cluster gas di perkotaan ini, setiap rumah tangga akan mendapat pasokan gas melalui pipa-pipa gas. Gas bisa digunakan untuk memasak atau keperluan lainnya.
Jumlah rumah tangga di kota Tarakan sekitar 36.000 rumah tangga dan 180.000 penduduk. Untuk memenuhi kebutuhan gas bagi penduduk sebanyak itu, maka dibutuhkan pasokan gas sekitar 1 mmscfd.
"Kami sudah bicara dengan Medco, mereka setuju. Produksi Medco di lokasi tersebut sekitar 21 mmscfd dan yang kita butuhkan hanya 1 mmscfd," katanya.
Untuk pembangunan dan distributor gasnya, bisa dilakukan oleh pemda atau badan usaha milik daerah (BUMD). Pembangunan infrastrukturnya sendiri direncanakan baru tahun depan. (lih/ir)











































