Demikian disampaikan Dirut PGN Hendi P Santoso usai bertemu Menteri ESDM di Gedung Departemen ESDM, Jakarta, Minggu (22/9/2008).
"Kita tadi rapat koordinasi dengan pak Menteri mengenai pasokan gas untuk PLN. Tahun depan gas kita ke PLN sudah sampai 200-230 mmscfd," katanya.
Gas sebanyak itu antara lain dialirkan ke pembangkit PLN seperti PLTU Tanjung Priok dan PLTU Muara Tawar. PLTU Muara Tawar sebenarnya sudah mendapat pasokan gas sejak beberapa minggu kemarin, namun baru akan mencapai volume total pada tahun depan.
Sementara mengenai harga, PGN akan memberikan gas bagi PLN sesuai dengan harga pasar. "Harga pasar kita sekarang ke industri sekitar US$ 5,6 per mmbtu," ujarnya.
PLN sendiri memang berencana melakukan optimalisasi gas pada pembangkit PLN untuk 2009. Untuk itu, PLN membutuhkan tambahan gas sekitar 75 mmscfd.
Sementara menurut Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono, pembangkit PLN yang sudah siap menerima gas tambahan adalah pembangkit PLN di Jawa Barat dan Sumatera Selatan.
"Yang kita bahas yang PLN sudah siap di Jabar dan dari suplai gas Sumsel, Jabar, itu saja yang kita optimalkan penggunaannya," katanya. (lih/ir)











































