PLN-PGN Berduet untuk PLTGU Cilegon

PLN-PGN Berduet untuk PLTGU Cilegon

- detikFinance
Selasa, 23 Sep 2008 07:18 WIB
PLN-PGN Berduet untuk PLTGU Cilegon
Jakarta - PT PLN (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) pasokan gas untuk PLTGU Cilegon pada Oktober 2008. Volume gas yang dialirkan sekitar 30-40 mmbtud.

Menurut Dirut PLN Fahmi Mochtar, volume gas sebesar itu bisa digunakan untuk menghasilkan listrik hingga 200 MW.

"PGN sudah pasok ke PLTGU Muara Tawar dan PLTGU Tanjung Priok. Nanti Cilegon kita usahakan tahun ini juga. Kita optimistis itu bisa. Sekitar 30-40 mmbbtu, kira-kira bisa hasilkan 200 MW," katanya di kantor Pertamina, Senin (22/9/2008) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gasifikasi PLTGU Cilegon merupakan salah satu cara PLN mengurangi pemakaian BBM sehingga bisa menekan biaya produksi.

Selain PLTGU Cilegon, pembangkit lain yang akan ditambah pasokan gasnya adalah PLTGU Tanjung Priok dan PLTGU Muara Tawar. Muara Tawar sendiri juga sudah mendapat komitmen dari PGN.

Menurut Dirut PGN Hendi P Santoso, tambahan gas untuk pembangkit-pembangkit PLN ini akan dialirkan melalui pipa perpanjangan SSWJ. Untuk itu PGN akan membangun pipa ekstensi sepanjang 400 meter sampai ke plant gate.

"Sumber gas kita punya dari Sumsel. Kan ada dua sumber dari ConocoPhilip dan Pertamina. Kondisinya kita siap mengalirkan akhir tahun ini, tapi kan harus koordinasi dengan PLN," katanya.

Untuk tambahan gas ini, PLN harus membayar dengan harga yang berbeda untuk setiap pembangkit. Harga tertinggi yang dibayar PLN adalah sesuai harga gas industri yaitu
mencapai US$ 5,6/mmbtu. Masa kontrak juga bervariatif antara 3-5 tahun.

Selain dari PGN, PLN juga akan mengusahakan gas dari Medco. Pengaliran gas dari Medco ini diperkirakan bisa dilakukan Juni tahun depan.

"Kita perlu memetakan detil lainnya, misal dari Medco. Itu baru bisa sekitar Juni tahun depan. Sedangkan kalau PGN, nanti bisa Oktober. Jadi yang dari Medco bisa kita alihkan ke lokasi lain. Jadi ada alokasi-alokasi pengalihan vendor," katanya.




(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads