Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dalam perbincangan dengan detikFinance, Selasa (23/9/2008).
"Inflasi September di bawah 1 persen lah, di 0,5-1 persen," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada minggu pertama bulan September, harga-harga memang sempat naik karena masyarakat rama-ramai memborong kebutuhan puasa. "Ada shock tiba-tiba naik," ujarnya.
Tetapi pada minggu kedua September, harga-harga kembali datar. Pada minggu ketiga beberapa harga komoditas malah mengalami penurubab.
Seperti minyak goreng, kacang, bawang, cabe merah, dan bawang merah mengalami penurunan harga, padahal komoditas ini merupakan salah satu penyumbang inflasi.
Harga-harga kebutuhan yang naik adalah daging ayam, telur ayam dan daging sapi. "Itu 3 tuh yang naik," ujarnya. (ddn/qom)











































