Harga Daging Tertekan Glonggongan

Harga Daging Tertekan Glonggongan

- detikFinance
Selasa, 23 Sep 2008 11:39 WIB
Harga Daging Tertekan Glonggongan
Jakarta - Maraknya peredaran daging sapi glonggongan, dan daging ayam suntik di masyarakat akhir-akhir ini membuat masyarakat enggan mengkonsumsi daging. Harga daging pun tertahan di pekan ini.

"Pada minggu ini harga daging sapi agak tertahan karena ada pengaruh psikologis, ada berita daging glonggongan, suntik, itu juga ada pengaruhnya," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dalam perbincangan dengan detikFinance, Selasa (23/9/2008).

Daging sapi glonggongan berasal dari sapi yang disembelih dengan cara tidak wajar. Sebelum disembelih, sapi terlebih dulu dipaksa minum air sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan selang air ke mulut sapi hingga muntah. Beberapa jam setelah itu, sapi yang telah di-glonggong itu disembelih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Rusman menambahkan masyarakat Indonesia sering kali lupa atas kejadian tertentu, jadi dengan demikian harga daging bakal kembali naik menjelang lebaran nanti.

Pengaruh puasa pada inflasi tahun ini akan terfokus pada bulan September saja. Tidak seperti tahun lalu, dimana pengaruh lebaran terbagi di bulan September dan Oktober. Inflasi pada September dan Oktober tahun 2007 tercatat sama sekitar 0,8 persen.

"Sekarang ini kalau bicara inflasi, lebih nyaman dibanding tahun lalu," ujarnya.

Inflasi memang akan meningkat pada bulan September, namun kemudian luruh pada bulan Oktober karena masyarakat sudah habis-habisan pada bulan September. "Jadi tinggal membayar utangnya saja kan, jadi bulan Oktober inflasinya lebih jinak," ujarnya.
(ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads