"Ini merupakan peluncuran perdana secara komersial Komodo satu-satunya bus tempel yang disesuaikan dengan kebutuhan transportasi perkotaan. Dalam produksinya bus Komodo melalui pola kolaborasi dengan mitra industri pendukung otomotof skala internasional," kata Direktur Pemasaran PT AAI Ruddy Soesilo dalam acara peluncuran bus tempel Komodo di Glora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa ( 23/9/2008).
Hingga sekarang setidaknya sudah ada 13 bus tempel Komodo yang dipesan oleh PT Eka Sari Lorena Transport yang akan digunakan untuk koridor V busway Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesin bus ini digabungkan dengan sebuah transmisi otomatis DIWA. Bus seharga Rp 4 miliar ini ditargekan secara bertahap mampu mencapai komponen lokal hingga 60% dengan pencapaian saat ini hanya baru 45%. Untuk kapasitas penumpang duduk bus ini mampu menampung 44 penumpang dan 106 penumpang berdiri.
"Kita beri nama Komodo, sosok Komodo hanya ada di Indonesia, sebagai binatang yang kuat," jelas Ruddy.
Sementara itu Menteri Perindustrian Fahmi Idris dalam sambutannya pada saat peluncuran bus tempel Komodo mengatakan bahwa prestasi ini perlu diapresiasi bagi PT Asian Auto International yang telah mengembangkan mobil bus nasional.
"Kedepannnya diharapkan bisa dikembangkan bukan hanya untuk angkutan bus tetapi bisa juga dikembangkan untuk truk, mengingat kebutuhan truk kita cukup tinggi," pesan Fahmi.
Menurut Fahmi, pencapaian ini merupakan sejalan dengan program pemerintah untuk mengembangkan industri otomotif nasional sebagai industri yang menjadi prioritas, terlebih lagi dalam mengembangkan mobil yang ramah lingkungan termasuk CNG yang dipakai oleh Komodo.
"Kami mendukung AAI Bus karena telah melakukan manufaktur secara mandiri. Komponen lokal 45% tahun ini kami harap bisa menjadi 55%, diharapkan dalam tempo beberapa tahun kedepan bisa 80%," jelas Fahmi.
Keterangan Foto:
Menteri Perindustrian Fahmi Idris Didampingi Duta Besar Kerajaan Malaysia YM Dato' Zainal Abidin Zain dan Dirjen Perhubungan Darat Iskandar Abubakar Meluncurkan Bus KOMODO - Bus Tempel Berbahan Bakar Gas CNG, Berlantai Tinggi 110 cm dengan Panjang 18m Pertama di Dunia. Produksi PT Asian Auto International (AAI) di Senayan, Jakarta, 23 September 2008 (Foto Depperin)
(hen/ddn)











































