Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi mengatakan, harga bensin akan diturunkan 10 sen menjadi 2,45 ringgit atau sekitar Rp 6.700. Sementara minyak diesel diturunkan menjadi 2,40 ringgit.
Ini adalah kedua kalinya Malaysia menurunkan harga BBM, setelah kenaikan hingga 41% yang diberlakukan pada Juni, setelah harga minyak mentah dunia mengamuk dan sempat menembus US$ 147 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan harga ini diberlakukan hanya sepekan menjelang hari raya Idul Fitri, di negara yang mayoritas penduduknya beragama Muslim itu.
"Pemerintah sadar bahwa banyak orang yang akan pulang kampung untuk memperingati hari raya pada minggu ini. Kami berharap penurunan harga ini akan mengurangi beban masyarakat, terutama yang merayakan Idul Fitri," tambahnya.
Kenaikan harga BBM hingga 41% pada Juni lalu telah menyebabkan inflasi di Malaysia meroket hingga level tertingginya selama 26 tahun yakni sebesar 8,5%. Selain karena kenaikan harga BBM, inflasi juga dipicu oleh kenaikan harga pangan. Kenaikan harga BBM itu sebelumnya juga telah memicu aksi protes besar-besaran di Malaysia.
(qom/ddn)











































