IPO BTN dan Garuda Terganjal di Komisi VI

IPO BTN dan Garuda Terganjal di Komisi VI

- detikFinance
Kamis, 25 Sep 2008 08:17 WIB
IPO BTN dan Garuda Terganjal di Komisi VI
Jakarta - Rencana penawaran saham perdana (IPO) PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan PT Garuda Indonesia masih harus menghadapi ujian. Setelah lolos di Komisi XI DPR, rencana IPO dua BUMN meski mendapat lampu hijau dari komisi VI.

Untuk memuluskan rencana IPO Garuda dan BTN itu, rencananya pemerintah dan Komisi VI masih melakukan rapat tertutup di DPR pada Kamis malam (25/9/2008). Β 

"Izin IPO PT Bank Tabungan dan PT Garuda Indonesia dari Komisi XI sudah dapat, tapi masih harus dibahas di Komisi VI malam ini. Kalau izin PT krakatau Steel sudah clear," ungkap Sekretaris Kementerian Negara BUMN Said Didu usai rapat kerja bersama Komisi XI DPR Ri, Jakarta, Rabu malam (23/92008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, kata Said pemerintah sudah melakukan persiapan secara internal termasuk menginstruksikan tiga BUMN tersebut untuk merevisi laporan keuangan, menentukan penjamin emisi (underwriter) dan melaksanakan masa pengumpulan minat (bookbuilding).

"Asal pasar bagus langsung kita lepas. Jadi IPO tiga BUMN itu di hold sembari menunggu pasar bagus," ujarnya.

Di satu sisi, menurutnya tiga BUMN yang mendapatkan restu DPR tersebut harus merubah laporan keuangannya karena laporan keuangan bulan Juni sudah tidak berlaku lagi.

"Jadi laporan keuangan tiga BUMN itu harus diubah dahulu nantinya memakai laporan keuangan kuartal ketiga tahun ini, dan itu butuh waktu minimal satu bulan," pungkasnya.
(ang/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads