Tahun ini konsumsi premium yang dijatah sebanyak 16 juta kilo liter bisa naik menjadi 19-20 juta kilo liter.
Β
"Tahun ini pasti melebihi kuota APBN. Terutama premium yang naik luar biasa. Tahun ini saja bisa sampai 19-20 juta kiloliter," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Ahmad Faisal disela kunjungan Menteri ESDM ke Depo Plumpang, Jakarta, Jumat (26/9/2008).
Sementara untuk konsumsi solar dan minyak tanah diperkirakan masih mencukupi dari jatah yang tercantum dalam APBNP 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang luar biasa pertumbuhan kendaraan bermotor. Itu yang membuat kuotanya tidak cukup," ujarnya.
Dengan realisasi yang sudah melebihi kuota, BPH Migas akan membicarakan hal ini dengan Menteri Keuangan. Baginya masih ada harapan menyelematkan subsidi BBM meskipun secara volume BBM subsidi sudah melebihi kuota.
"Faktor subsidi kan ada dua, volume dan rupiah. Meskipun volume sudah melebihi, tapi kalau kita lihat harga minyak belakangan mereda, jadi siapa tahu masih bisa. Yang pasti kita akan laporkan ini ke Menteri Keuangan. Inilah kondisi sebenarnya," katanya. (lih/ddn)











































