Berdasarkan data departemen ESDM yang dikutip detikFinance, Selasa (30/9/2008) untuk periode H-10 hingga H-3 dan H+3 hingga H+10, perkiraan cadangan daya berkisar antara 600-800 MW.
Dalam periode tersebut, perkiraan beban puncak sebesar 16.400 MW, sedangkan daya pasok listrik Jawa dan Bali sebesar 17.200 MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan asumsi angka tersebut, pemerintah menyatakan status pasokan listrik di kawasan Jawa dan Bali berada dalam status Aman, kecuali ada masalah-masalah persediaan bahan bakar pembangkit listrik.
Namun meski aliran listrik di Jawa aman, sejumlah area di 9 provinsi tergolong dalam kondisi berpotensi defisit pasokan listrik selama periode lebaran tahun ini. Total perkiraan sementara defisit listrik mencapai 293,33 MW. (dro/ddn)











































